Jhon Weku Diduga Alami Kelainan Seks

|

Ilustrasi (Okezone)

Jhon Weku Diduga Alami Kelainan Seks

JAKARTA - Jimmi Muliku alias Jhon Weku, merupakan penjahat spesialis pencurian dengan kekerasan di Hotel berbintang, serta mencari korban seorang Pekerja Seks Komersial (PSK). Jhon Weku, diduga mempunyai kelainan seks, karena dia selalu mencari PSK yang berkelas dan meminta ditemani dua atau tiga orang PSK.

"Bisa saja tersangka mempunyai kelainan seks. Nanti akan kita tanyakan lagi ke tersangka," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Slamet Riyanto, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (9/7/2013).

Apabila tersangka tersangka mengalami kelainan seksual, kata Slamet, polisi akan melibatkan psikolog untuk memeriksa tersangka.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Jhon Weku, dirinya sudah beraksi di sembilan hotel mewah di Jabodetabek. Seperti Hotel Haris Kelapa Gading, Hotel Ciputra Grogol, Hotel Triniti Harmoni, Hotel di daerah Mangga Dua, Novotel Gajah Mada, Hotel Grand Aquila Bandung, Hotel Pangrango 3 Bogor, Hotel IBIS Jogya, dan Hotel Grand Mercury Gajah Mada.

Dari 9 TKP hotel tersebut, total ada 9 PSK yang menjadi korbannya. Harta benda para korban yang diambil yakni HP 27 unit, 700 dollar Hongkong, 10.700 dollar Singapura, 700 USD, 112 juta rupiah, 6 jam tangan, 5 untai kalung, dan lima buah cincin.

"Tersangka diancam Pasal 365 KUHP yakni pencurian dengan kekerasan dengan ancaman diatas 5 tahun penjara," pungkasnya.

Sebelumnya, Anggota Jatanras Polda Metro Jaya telah menangkap Jimmi di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat, pada hari Sabtu 6 Juli pukul 11.25 WIB, saat pulang dari Surabaya.

Jimmi diringkus karena melakukan curas pada 13 Juni 2013 lalu di kamar 1805 Hotel Haris Kelapa Gading, Jakut, dengan korbannya berinisial FRA, seorang mahasiswi kelahiran Bandung, Jawa Barat.

Awal mula kejadian, terjadi pada hari Kamis 13 Juni sekira pukul 14.00 WIB, FRA berkenalan dengan tersangka. FRA mengaku sebelumnya dikenalkan dengan tersangka oleh temannya bernama Gina.

Saat itu, FRA bertemu pelaku untuk bertransaksi berlian. Lalu, keduanya naik ke lantai 18 Hotel Harris, yang sebelumnya sudah dipesan oleh pelaku atas nama Rosa Kharisma, yang merupakan KTP orang lain.

Setibanya di kamar, korban mengaku ditodong pisau, lalu dibawa ke tempat tidur, kemudian diborgol dan diikat menggunakan tali plastik. Bahkan, korban juga mengaku diperkosa dan harta bendanya dibawa kabur.

Usai kejadian, FRA langsung melaporkan kasus yang dialaminya ke Polsek Kelapa Gading. Atas kejadian itu, FRA mengalami kerugian berupa satu buah jam tangan merek Guess, tiga HP senilai Rp25 juta, berlian senilai Rp150 juta, dan uang dolar AS senilai Rp7 juta.

(put)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pria Ini Membeli Pulau dan Mendirikan Kerajaan Sendiri