Jhon Weku Gemar Merekam Adegan Ranjangnya dengan PSK

Rabu, 10 Juli 2013 15:22 wib | Awaludin - Okezone

Ilustrasi (Foto: Dok Okezone) Ilustrasi (Foto: Dok Okezone) JAKARTA - Jimmi Muliku alias Jhon Weku, tersangka perampokan terhadap Pekerja Seks Komersial (PSK), mengaku kerap merekam proses bercintanya dengan PSK kelas atas di sejumlah Hotel berbintang di wilayah Jabodetabek.

"Pelaku biasanya merekam saat berkencan dengan korbannya. Rekaman itu juga untuk mengancam kalau melawan akan disebar videonya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, Rabu (10/7/2013).

Selain direkam saat bercinta, Jhon Weku juga merekam korban dalam keadaan telanjang bulat dan terborgol di kasur. "Pelaku juga merekam disaat korban tidak mengenakan pakaian, dan tangannya diborgol," pungkasnya.

Sebelumnya, Anggota Jatanras Polda Metro Jaya telah menangkap Jhon Weku di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat, Sabtu 6 Juli lalu pukul 11.25 WIB, saat pulang dari Surabaya.

Jimmi diringkus karena melakukan curas pada 13 Juni 2013 lalu di kamar 1805 Hotel Haris Kelapa Gading, Jakut, dengan korbannya berinisial FRA, seorang mahasiswi kelahiran Bandung, Jawa Barat.

Awal kejadian, Kamis 13 Juni 2013 pukul 14.00 WIB, FRA berkenalan dengan tersangka yang mengaku sebelumnya dikenalkan oleh temannya bernama Gina.

Saat itu, FRA bertemu pelaku untuk bertransaksi berlian. Lalu, keduanya naik ke lantai 18 Hotel Harris, yang sebelumnya sudah dipesan oleh pelaku atas nama Rosa Kharisma, yang merupakan KTP orang lain.

Setibanya di kamar, korban mengaku ditodong pisau, lalu dibawa ke tempat tidur, kemudian diborgol dan diikat menggunakan tali plastik. Bahkan korban juga mengaku diperkosa dan harta bendanya dibawa kabur.

Usai kejadian, FRA langsung melaporkan kasus yang dialaminya ke Polsek Kelapa Gading. Atas kejadian itu, FRA mengalami kerugian berupa satu buah jam tangan merek Guess, tiga HP senilai Rp25 juta, berlian senilai Rp150 juta, dan uang dolar AS senilai Rp7 juta.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Jhon Weku, dirinya sudah beraksi di sembilan hotel mewah di Jabodetabek. Seperti Hotel Haris Kelapa Gading, Hotel Ciputra Grogol, Hotel Triniti Harmoni, Hotel di daerah Mangga Dua, Novotel Gajah Mada, Hotel Grand Aquila Bandung, Hotel Pangrango 3 Bogor, Hotel IBIS Jogja, dan Hotel Grand Mercury Gajah Mada.

Dari 9 TKP hotel, total ada 9 PSK yang menjadi korbannya. Harta benda para korban yang diambil yakni HP 27 unit, 700 dollar Hongkong, 10.700 dollar Singapura, 700 USD, Rp112 juta, 6 jam tangan, 5 untai kalung, dan lima buah cincin.
(ded)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »