IPW: Napi Narkoba dan Korupsi Perlu di 'Guantanamo' Baru

Senin, 15 Juli 2013 07:41 wib | Dony Aprian - Okezone

Ilustrasi Ilustrasi JAKARTA - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengatakan, narapidana kasus korupsi dan narkoba jauh lebih berbahaya daripada napi terorisme.

"Dalam posisi ini napi teroris sebenarnya tidak ada masalah. Toh tingkat pelarian napi teroris tak terlalu signifikan," ujar Neta melalui pesan singkat kepada Okezone, Minggu 14 Juli.

Menurutnya, narapidana yang lebih berbahaya yaitu terpidana kasus korupsi dan narkoba. "Justru biang kerok masalah ada di napi korupsi dan narkoba. Para napi korupsi dan narkoba inilah yang seharusnya ditempatkan di LP-LP terpencil atau di pulau terluar," tuturnya.

Alasan tersebut, sambung Neta dikarenakan kedua napi sering membuat ulah. "Lebih banyak napi narkoba yang melarikan diri dari lapas. Jika napi teroris ingin dipisahkan, pemerintah boleh saja membangun LP baru atau memijam tahanan militer," imbuhnya. 

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 14 narapidana kasus terorisme ikut melarikan diri bersama ratusan narapidana lain saat kerusuhan di Lapas Tanjung Gusta, Sumatera Utara, pada Kamis 11 Juli. Berkaca dari kasus ini, diusulkan agar napi teroris diberi tempat khusus.

Menurut anggota Komisi I DPR Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati, tahanan teroris sebaiknya dipindah ke tahanan militer, agar tidak bercampur dengan tahanan kasus pidana umum.

Usulan dari anggota Fraksi Hanura itu bersandar pada segi pengawasan yang dianggap lebih terjamin. Selain itu, dari segi disiplin pengawasan lebih kredibel, serta pembinaan mental mereka yang selama ini didoktrin. Militer dinilai memiliki sifat yang militan karena doktrin.

Menurutnya, teroris dan militer sama-sama punya ahli doktrin yang bisa membuka kotak pandora dalam jiwa dan pikiran para anggota kelompok teroris. Susaningtyas meminta pemerintah membuat lapas khusus, seperti di Guantanamo.
(tbn)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »