Tersangka Kasus Bank Permata Kembali Dipanggil Kejagung

Selasa, 16 Juli 2013 19:00 wib | Fiddy Anggriawan - Okezone

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) memanggil dua orang tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pencairan deposito PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) atau Bali Tour Development Corporation (PT BTDC) sebesar Rp6 miliar di Bank Permata. Yaitu, mantan Direktur Keuangan PT Pengembangan Pariwisata Bali (Persero) atau Bali Tour Development Corporation (BTDC), Solichin dan mantan Kepala Cabang Bank Permata Cabang Kenari, Jakarta Pusat, Dwika Noviarti.
 
"Kedua tersangka akan menjalani pemeriksaan hari ini di Gedung Bundar atas nama S dan DN," jelas Kepala Pusat Penerangan Hukum Setia Untung Arimuladi, di Kejagung, Jakarta, Selasa (16/7/2013).
 
Tim penyidik Kejagung sebelumnya juga telah memanggil Direktur PT Incor Energy, Sifaul Ummah yang diketahui merupakan istri dari tersangka Solichin. Sifaul diperiksa dengan kapasitas sebagai saksi untuk kasus yang telah menjerat suami dan korporasinya.
 
Istri Solichin itu, ditanya terkait dengan penempatan dan proses pelaporan termasuk dalam bentuk laporan bulanan atas penempatan dana deposito milik perusahaan saksi di Bank Permata.
 
Untung juga mengatakan bahwa Selain memeriksa Sifaul, tim penyidik juga memeriksa mantan Kabag Akuntansi BTDC Putu Suardana, Kabag Keuangan PT BTDC Untung, serta Kasi Dana PT BTDC I Nyoman Arke Suteja.
 
Dalam kasus ini, jaksa penyidik menduga adanya kesalahan pencairan dana deposito berjangka serta pemanfaatan bunga dari dana deposito milik BTDC senilai Rp 6 miliar di Bank Permata oleh PT Incor Energy.
(ful)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »