Tipu Rekan Bisnis, Pengusaha Asal Bogor Terancam 4 Tahun Penjara

|

Tipu Rekan Bisnis, Pengusaha Asal Bogor Terancam 4 Tahun Penjara
PALEMBANG - Seorang pengusaha asal Kota Bogor, Jawa Barat (Jabar), Hartono Gunawan (52), bersama rekannya warga Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Petrus Yong Fendi (46), terancam hukuman empat tahun penjara karena melakukan penipuan terhadap seorang pengusaha properti Palembang.

Hal itu terungkap dalam sidang pembacaan surat dakwaan di Pengadilan Negeri (PN) Palembang, Selasa (16/7/2013). Dalam dakwaannya Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkapkan Hartono Gunawan, sebagai terdakwa I, dan Petrus Yong Fendi, terdakwa II, melakukan tindakan melanggar pasal 378 KUHP dan pasal 372 KUHP dengan ancaman hukum empat tahun penjara.

Hartono sebagai Direktur Utama PT SBC kemudian meminjam uang kepada Muhdi Abu Bakar selaku Komisaris PT SBC secara berturut-turut sejak November sampai Desember 2011 dengan total pinjaman Rp1.154.200.000. Hartono beralasan dana itu untuk kepentingan PT SBC dan akan mengembalikan menggunakan bilyet giro BCA.

"Setelah dilakukan penagihan ke tempat usaha terdakwa Hartono di Botani Square Bogor, ternyata pinjaman banknya belum cair dan saat melakukan kliring di salah satu Bank di Palembang, bilyet giro tersebut saldo tidak mencukupi," papar JPU Rini.

Dengan modus yang sama, terdakwa Petrus Yong Fendi yang menjabat sebagai Direktur Opersional PT SBC juga meminjam uang kepada Muhdi melalui sepuluh tahap dengan total Rp728.738.300.

"Jadi akibat perbuatan terdakwa I dan terdakwa II, saksi mengalami kerugian sebesar Rp2.037.138.300," lanjutnya.

Sementara itu pengacara Muhdi, Ahmad Marhaen, menyebutkan, Hartono Gunawan dan Petrus Yong Fendi berkenalan dengan kliennya dan mengajak bekerja sama untuk membangun Orchid Residence Apartemen di Palembang.

"Dengan dalih meyakinkan Hartono membeli saham PT SBC, kemudian menjalankan perusahaan itu bersama Petrus. Kenyataannya, apartemen yang direncanakan tidak juga dibangun oleh terdakwa dan mereka malah menipu," papar Marhaen.
(ris)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah di Cengkareng