Anggota FPI Dievakuasi ke Mapolres Kendal

Mobil FPI yang Dirusak Warga (Eddie Prayitno/Sindo Tv)

Anggota FPI Dievakuasi ke Mapolres Kendal
SEMARANG - Wakil Ketua Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Jawa Tengah, Zainal Abidin Petir, meminta pihak kepolisian mengusut aksi penyerangan warga Sukorejo, Kendal, Jawa Tengah (Jateng) kepada sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI).

"Saat ini saya sedang melakukan koordinasi dengan pihak Polda, terkait penyerangan di sukorejo itu. Kami meminta agar kasus penyerangan terhadap anggota FPI di Sukorejo itu diusut tuntas. Siapa yang menyerang dan siapa yang membakar harus diperiksa. Hukum harus ditegakkan," kata Zainal Petir, di Mapolda Jateng, Kamis (18/7/2013).

Dijelaskannya, aksi FPI sebetulnya tanpa kekerasan, hal ini sudah ditunjukkan pada 17 Juni lalu, ketika sekira 25 laskar melakukan pawai untuk menyerukan anti kemaksiatan dan meminta masyarakat Sukorejo ikut memberantas judi togel yang marak dilakukan di kawasan itu.

Sayangnya, kata dia, saat akan meninggalkan kawasan Sukorejo, mobil yang membawa rombongan diserang."Laskar baru saja akan meninggalkan Sukorejo, ketika dilempari batu oleh preman-preman. FPI kesana kan hanya mau memberikan himbauan, agar warga ikut memberantas kemaksiatan, la kok diserang. Karena itu hari ini FPI kembali datang dengan jumlah laskar yang mencapai ratusan. Namun kembali warga melakukan perlawanan, sehingga laskar memutuskan untuk menghindar. Saat itulah terjadi kecelakaan dengan sepeda motor," jelasnya.

Saat ini, sambung dia, laskar FPI yang masih tertahan di Masjid Agung Kendal sudah dievakuasi ke Mapolres.

"Saat ini 26 laskar yang tertinggal di Masjid Agung Sukorejo sudah di evakuasi ke Mapolres Kendal. Sekiranya pukul 18.00 WIB tadi atau selepas Maghrib. Detailnya saya tidak begitu paham mas," tuturnya.
(cns)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    1.000 Pemuda Syukuran di Tugu Proklamasi