Butuh Pengawalan untuk Ambil Uang di Bank, Hubungi Nomor Ini!

|

Ilustrasi

Butuh Pengawalan untuk Ambil Uang di Bank, Hubungi Nomor Ini!

BANDUNG - Memasuki pertengahan Ramadan banyak warga maupun pengusaha yang mengambil uang tunai di bank untuk kebutuhan pribadi maupun membayar tunjangan hari raya (THR) pegawai.

Kecemasan mungkin saja muncul karena uang yang diambil berjumlah besar. Terlebih, saat ini marak aksi kriminalitas, seperti perampokan yang mengincar para nasabah. Lalu apa solusinya?

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Martinus Sitompul, mengatakan, kepolisian menyediakan jasa pengawalan bagi nasabah yang akan mengambil uang di bank dalam jumlah besar.

“Ini langsung instruksi Kapolda (Irjen Pol Suhardi Alius) untuk selalu menjalankan fungsi kepolsian, yakni pelindung masyarakat. Jika memang membutuhkan silakan hubungi kami,” kata Martinus kepada wartawan, Selasa (23/7/2013).

Ditanya ke mana masyarakat harus menghubungi untuk meminta bantuan, Martin menjelaskan, masyarakat bisa langsung menghubungi nomor telefonnya di 08126053927 atau langsung ke Kepala Sub Direktorat Penugasan Umum (Kasubdit Gasum) AKBP Edi Daryono di nomor 082116683549.

Selain kedua nomor tersebut, masyarakat juga bisa langsung menghubungi polsek atau polres terdekat untuk meminta bantuan.

“Kalau tidak dilayani dengan baik oleh polisi terdekat bisa langsung mengkonfirmasi pada dua nomor tadi. Kami pastikan, layanan ini gratis,” tegasnya.

Khusus pengawalan, Polda Jabar telah menyiapkan 30 anggota khusus dilengkapi senjata revolver selama 24 jam. Namun, jika permintaan banyak, pihaknya akan menerjunkan anggota Dalmas sebagai backup.

“Biasanya untuk pengawalan kami akan dampingi dengan dua anggota. Tapi itu tergantung permintaan. Tapi perlu diingat ada mekanismenya untuk semua itu,” jelasnya.

Disinggung apakah layanan tersebut bisa mengantar sampai keluar wilayah hukum Polda Jabar. Martin mengungkapkan, jika memang dibutuhkan hal tersebut bisa saja dilakukan namun harus seizin dari Kapolda.

(ris)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Ahok Tak Segan Pecat PNS Nakal