Ini Sketsa Pelaku Penembakan Dua Anggota Polisi Pondok Aren

Sketsa pelaku penembak dua anggota polisi (Foto: Awal/Okezone)

Ini Sketsa Pelaku Penembakan Dua Anggota Polisi Pondok Aren
JAKARTA - Kepolisian telah membuat gambar sketsa dua orang pelaku penembakan dua anggota Polsek Pondok Aren, beberapa waktu lalu.  
 
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, mengatakan, pelaku pertama diperkirakan berusia 30 tahun, dengan tinggi 170 sentimeter (cm), berbadan gemuk, dan berkulit hitam.
 
"Saat kejadian, pelaku pertama terlihat oleh saksi di TKP yaitu anggota buser dan masyarakat yang dirampas motornya, dia terlihat berambut gondrong dan berhidung besar. Pada saat kejadian pelaku pertama menggunakan jaket parasut berwarna hitam," ujar Rikwanto kepada wartawan, Sabtu (17/8/2013).
 
Sedangkan pelaku kedua, lanjut Rikwanto, dalam sketsa digambarkan berusia kurang lebih 27 tahun, tinggi 168 cm, kulit hitam, bertubuh kurus dengan rambut ikal tipis, dan pada saat kejadian dia mengenakan kaos berkerah berwarna coklat.
 
"Menurut saksi yang menembak yang berbadan kurus, dan yang mengemudikan sepeda motor pelaku gemuk. Yang gemuk ini terlihat oleh korban yang dirampas motornya, berdarah-darah dan dipapah oleh pelaku kurus, dan melarikan diri. Salah satu pelaku tidak mengenakan helm full face," tuturnya.
 
Rikwanto pun berharap kepada masyarakat yang melihat mirip dengan sketsa tersebut dapat melaporkannya ke polisi terdekat.
 
"Untuk jaringannya masih dilakukan pendalaman oleh Densus 88. Dari Polda Metro Jaya berjalan bersamaan, Densus berjalan dengan standar yang telah ditetapkan," tutupnya.
 
Seperti diberitakan, dua anggota Polsek Pondok Aren, Bripka Maulana (35) dan Aiptu Kus Hendratma (44), tewas ditembak orang tak dikenal saat patroli di Jalan Graha Raya Pondok Aren Tangerang dekat Masjid Bani Umar.
 
Sebelum dua pelaku kabur, polisi terlibat baku tembak dengan pelaku, sehingga di TKP polisi menemukan selongsong peluru kaliber 9,9 melimeter (mm).
 
Selain itu, Aiptu Dwiyatno (50), anggota Bimas Polsek Metro Cilandak tewas ditembak oleh orang tak dikenal di Depan Gang Mandor Jalan Otista Raya RT 03/11 Kelurahan Ciputat Kecamatan Ciputat Kota, Tangerang Selatan, pada hari Rabu 7 Agustus 2013. Dwiyatno tewas setelah peluru berkaliber 9,9 mm menembus kepalanya.
 
Selain itu, Aipda Patah Saktiyono (55), anggota Polantas Polsek Gambir Jakarta Pusat, juga ditembak oleh dua pria misterius di Jalan Cirendeu Raya di depan Sekolah Al Fath, Pamulang, Tangerang Selatan, pada hari Sabtu 27 Juli 2013 dini hari. Patah selamat, mengalami luka tembak setelah peluru menembus punggung belakang kiri menembus ke dada depan.
(hol)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Janjikan Jimat Penglaris, Dukun Setubuhi Remaja 16 Tahun