Bripka Sukardi Ditembak dengan Peluru Kaliber 9,9 Milimeter

|

Bripka Sukardi Ditembak dengan Peluru Kaliber 9,9 Milimeter

JAKARTA- Pelaku penembakan anggota Provost Mabes Polri, Bripka Sukardi diketahui menggunakan pistol jenis revolver dengan peluru kaliber  9,9 milimeter.

 

“Kalibernya sama dengan yang di Pondok Aren,” kata Wakapolri Komjen (Pol) Oegroseno, di lokasi, Rabu (11/9/2013).

 

Untuk diketahui, peluru yang digunakan pelaku penembakan di Pondok Aren, yang menewaskan Aiptu Aiptu Kus Hendratno dan Bripka Ahmad Maulana adalah peluru kaliber 9,9 militer. Kus Hendratno dan Ahmad Maulana ditembak kelompok teroris pada medio Agustus 2013.

 

Selain itu, Oegroseno mengatakan penembak Bripka Sukardi di jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan diduga berjumlah empat orang. Mereka mengendarai dua motor. “Dua motor berboncengan, yang menembak tidak memakai helm karena terlihat dari CCTV di KPK,” kata Oegroseno.

 

Dia menambahkan, pelaku sepertinya juga telah menunggu korban. “Dua motor itu sudah menunggu dari jalan di sebelah gedung KPK, begitu melihat korban pelaku langsung mengejar dan menembak,” katanya. (ugo)

(ful)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pimpinan DPR Ajak KIH Duduk Bersama