Ini Lokasi Penyekapan Pedagang Kopi di Kebon Jeruk

|

Lokasi penganiayaan Hernawati di Kebon Jeruk (Foto: Awaludin/Okezone)

Ini Lokasi Penyekapan Pedagang Kopi di Kebon Jeruk
JAKARTA - Hernawati (46) disekap dan dianiaya oleh sejumlah pria berkulit hitam, di dalam bedeng samping Apartemen Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Jumat 13 September 2013.
 
Selain disekap, perempuan yang sehari-hari menjual kopi di Tol Kebon Jeruk ini, disiksa bahkan dirusak kemaluannya dengan kayu balok.
 
Pantauan Okezone di lokasi penyekapan, Senin (16/9/2013), nampak tidak ada aktivitas di dalam bedeng di sebelah Apartemen Kedoya Elok itu, setelah di obrak-abrik oleh Satuan Reskrim Polres Jakarta Barat kemarin siang.
 
Hanya terdapat police line yang melingkar, di beberapa rumah petakan yang terbuat dari triplek itu. Tempat lokasi penyekapan perempuan asal Bekasi itu pun nampak rusak, hanya tersisa tali dan lakban bekas mengikat korban, serta bekas bakaran api juga terlihat hitam hangus menempel di dinding.
 
Sebelumnya, Hernawati disekap oleh sejumlah pria berkulit hitam di dalam bedeng samping Apartemen Kedoya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
 
Menurut Hernawati, aksi penganiyaan dan penyekapan itu terjadi lantaran dirinya tidak bisa membayar lapak dagangan sebesar Rp100 ribu.
 
"Saya baru dagang seminggu, tahu-tahu mereka suruh bayar segitu. Duit darimana saya kalau bayar segitu," ujar Hernawati di Mapolres Jakarta Barat, kemarin.
 
Kata dia, selama dalam penyekapan kaki dan tangannya diikat oleh seutas tali, tidak dikasih makan dan tidak diperbolehkan mengenakan baju. Selain itu, sekujur tubuhnya ditetesi oleh cairan panas ember plastik dan disundut rokok. Bahkan, kelaminnya dimasukan balok kayu hingga mengalami pendarahan. Dia pun mengenali para pelaku, diantaranya Frangky, Wendi, dan Poli.
 
Disaat mereka tidur, dirinya langsung kabur dengan kondisi telanjang bulat, dan beruntung ada seorang satpam di perumahan samping apartemen yang menyelamatkan dirinya dan membawa ke Mapolres Jakarta Barat.
 
Polisi pun langsung menangkap 19 orang terkait dengan dugaan penganiyaan tersebut, di lokasi kejadian.
(sus)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Cinky, Anak Yatim Peraih IPK Sempurna (1)