Video Mesum PNS Beredar, Bupati Minta Pegawainya Tak Selingkuh

|

Ilustrasi video mesum (Foto: Koran Sindo)

Video Mesum PNS Beredar, Bupati Minta Pegawainya Tak Selingkuh
MOROWALI - Bupati Morowali, Anwar Hafid, mengingatkan kepada para PNS di Pemkab Morowali, Sulawesi Tengah, untuk tidak berpacaran dengan teman sesama satu kantor. Ia juga menegaskan akan menindak tegas PNS sudah bersuami atau beristri yang berhubungan seksual dengan pasangan selingkuh.

Pernyataan itu disampaikan Anwar saat upacara, Selasa (17/9/2013) pagi, terkait beredarnya video mesum yang diperankan seorang perempuan PNS Pemkab Morowali, TA, dengan polisi berinisial A. Kasus tersebut mencoreng citra pemerintah daerah.

“Gerak kita, langkah kita, tutur kata kita, pergaulan kita, kita jaga dengan sebaik baiknya. Saya juga minta tolong kepada kita semua, banyak saya mendapatkan masukan-masukan dari ibu-ibu, bapak-bapak. Saya mohon maaf kalau harus sampaikan ini. Bapak-bapak kalau mau pacaran janganlah pacaran di satu kantor apalagi kalau masing-masing ada ikatan. Saya minta tolong ini. Sudahlah!” tuturnya.

Sementara itu, terkait status TA, Anwar menjelaskan pelaku sedang dalam proses penanganan. TA dipastikan akan mendapat sanksi berdasarkan PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Sanksi terberat yang mungkin dijatuhkan adalah penurunan pangkat satu tingkat dari sebelumnya Golongan IIA ke Golongan 1D.

Sekadar diketahui, Pemkab Morowali mengakui secara terbuka bahwa video mesum berdurasi 56 detik yang sempat menggegerkan warga Morowali memang dilakoni seorang PNS berinisal TA yang bertugas di Bagian Pengembangan dan Disiplin Kantor BKD Morowali.

Meskipun tidak dipecat, namun TA dipastikan tidak akan dapat kembali bekerja di tempat sebelumnya. Ia akan dimutasi ke bagian lain.

TA sendiri sudah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan Pemkab Morowali melalui video rekaman. Ia juga menuntut agar pelaku yang membuat dan menyebarkan video mesum itu ditangkap dan diadili.

Sementara itu, pihak Polres Morowali belum sepenuhnya terbuka soal penanganan kasus yang melibatkan Briptu A.

Pada Senin, 16 September 2013, Kapolres Morowali diganti dari AKBP Suhirman kepada AKBP Rudy Mulyanto. Namun Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Soemarno tidak berkomentar mengenai apakah penggantian pejabat itu ada kaitannya dengan video mesum yang melibatkan oknum anggota Polri.
(ton)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Pawai Tahun Baru Islam, Siswa di Aceh Bawa 'Senjata'