Polisi Buru Penyuplai Miras Cukrik ke Ismail

|

Ilustrasi

Polisi Buru Penyuplai Miras Cukrik ke Ismail

SURABAYA - Setelah menangkap penjual minuman keras cukrik, Ismail, warga Pakis Wetan, Surabaya, polisi memburu penyuplai miras yang menyebabkan 11 orang tewas itu.

Penyuplai miras diketahui bernama Budi. Dia dikenal sebagai penyuplai cukrik ke sejumlah pedagang miras di Surabaya. "Tersangka Ismail mengakui jika dia memperoleh barang dari Budi ini. Saat ini yang bersangkutan masih buron," kata Kapolsek Sawahan, Kompol Manang Soebeti, Jumat (20/9/2013).

Ia menjelaskan, pihaknya telah merazia enam penjual yang biasa menerima cukrik dari Budi di sejumlah wilayah Surabaya seperti Jagir, Jarak dan Kertajaya. Dari enam orang tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti.

Dari tangan Giman polisi menyita 24 botol kecil cukrik, Topik terdapat 18 Botol tanggung dan 2 botol besar, Ali terdapat 13 botol tanggung dan 1 botol besar, Nurdianto terdapat 10 botol besar, Faizal Riza terdapat 12 botol besar dan 8 botol tanggung. Selanjutnya, dari tangan Sarun polisi menyita 10 botol tanggung.

"Keenam penjual itu ditangkap dengan pasal penyalahgunaan, namun jika ada laporan ada korban dari miras yang mereka jual, polisi akan menaikkan jeratan pasalnya. Karena miras yang mereka jual hampir sama dengan milik Ismail," tambah Manang.

Hingga saat ini ada 11 orang tewas akibat menenggak miras cukrik. Miras yang biasa disebut arak beras ini dioplos dengan berbagai minuman bersoda dan berakohol lainnya. Sebagian besar korban tewas setelah membeli miras kepada Ismail.

(tbn)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Agung Laksono Tak Ingin Golkar Pecah