Ketua MK Sempat Sindir Suap SKK Migas

|

Ketua MK Sempat Sindir Suap SKK Migas
JAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi, Akil Muchtar, sebelum ditangkap, sempat berkicau di jejaring sosial Twitter. Dia menyindir kasus dugaan suap USD700 ribu yang diterima mantan Ketua Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Rudi Rubiandini.

"Quovadis SKK Migas? Menyedihkan.... Sekaligus mempermalukan bangsa," kata Akil di akun @akilmochtar, Rabu 14 Agustus 2013.

Sayangnya, Akil ternyata justru mengikuti jejak Rudi. Meski saat ini statusnya masih sebagai terperiksa, Akil harus merasakan betapa pedihnya ditangkap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi dalam sebuah operasi di Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Akil ditangkap KPK setelah menerima uang Dollar Singapura bernilai Rp2 hingga Rp3 miliar dari anggota DPR, CHN dan CN, seorang pengusaha, pukul 22.00 WIB, Rabu (2/10/2013).

Selain itu, KPK juga menangkap Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Hamid Bintih, dan stafnya, Dhani, di Hotel Redtop, Jakarta Pusat. Diduga uang itu diberi terkait sengketa Pemilihan Kepala Daerah Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Dalam kasus Rudi Rubiandini, KPK menangkap dan menetapkannya sebagai tersangka setelah menerima uang USD400 ribu dari bos PT Kernel Oil Simon Gunawan Tanjaya. (trk)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Danjen Harus Bikin Kopassus Lebih Humanis