Chairun Nisa Ternyata Bendahara MUI

Chairun Nisa (Foto: Okezone)

Chairun Nisa Ternyata Bendahara MUI
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) membenarkan jika anggota Komisi II DPR Chairun Nisa yang ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Ketua Mahkamah Konstiusi (MK) Akil Mochtar adalah bendaraha MUI.
 
Ketua MUI, Amidhan, mengatakan bahwa Chairun Nisa dipilih menjadi bendahara MUI saat Musyawarah Nasional (Munas) MUI di Jakarta pada 2010 lalu.
 
Chairun Nisa tak sendiri menjadi bendahara MUI, melainkan bersama empat lainnya yaitu Yuniwati Sofwan (Bendahara Umum), Nazratul Zaman Husein (Wakil Bendahara), Junaidi dan Khunaini Saleh.
 
"Iya, keputusan Munas 2010 MUI mempunyai lima bendahara. termasuk Hj. Chairun Nisa," tutur Amidhan saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (4/10/2013).00
 
Namun, lanjut Amidhan, politikus Partai Golkar itu tidak aktif sejak dua tahun terakhir, karena kesibukanya sebagai anggota Dewan.
 
"Pada dasarnya Chairun Nisa tidak aktif karena kesibukanya di DPR. Dua tahun terakhir tidak masuk. Dan dia sudah di nonaktifkan. Sehingga tidak terkait lagi dengan MUI," ujarnya.
 
Dalam operasi tangkap tangan, KPK menangkap Ketua MK Akil Mochtar, anggota DPR Fraksi Golkar Chairun Nisa, seorang pengusaha Cornelis, Bupati Gunung Mas Hambit Bintih, dan pihak swasta Deddy Hutapea.
 
Setelah itu, KPK juga mengamankan Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan, suami dari Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany dan Susi Tur Andayani.
 
Keduanya ditangkap terkait sengketa Pilkada Lebak, Banten yang juga melibatkan Akil dan menyita uang Rp1 miliar. Dalam perkara ini, KPK menyita uang suap dari dua sengketa Pilkada itu dengan total Rp4 miliar.
 
(sus)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Tolak Turis Asing, Korut Siaga Ebola