Bandit Monas yang Tewas Ngaku sebagai Polisi

Foto: Okezone

Bandit Monas yang Tewas Ngaku sebagai Polisi
JAKARTA - Polisi menembak satu dari empat bandit yang melakukan pemerasan kepada para pengunjung di Monumen Nasional (Monas) pada Minggu (13/10/2013) dini hari. Mereka kerap mengaku sebagai anggota polisi untuk menakut-nakuti korban.
 
"Kawanan ini kalau beraksi di Monas selalu mengaku polisi. Mereka ada empat orang yang suka melakukan pemerasan kepada pengunjung," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, kepada wartawan, Senin (14/10/2013).
 
Bahkan, lanjut Tatan, aksi mereka tergolong sadis karena melukai korban jika permintaannya tak dituruti. "Terkadang juga bandit itu memakai pistol softgun. Mereka ini kelompok yang tergolong sadis dan nekat melakukan aksi kejahatan di keramaian," tuturnya.
 
Seperti diberitakan, polisi melakukan pengamanan kepada empat bandit itu setelah mendapat laporan dari pengunjung Monas bernama Marina (18) dan teman prianya, Riyono (18).
 
"Pak kami baru diperas, sebelumnya kami digampar karena tak memenuhi permintaan dan akhirnya HP kami berdua dirampas," kata Tatan menirukan ucapan Riyono dan Marina.
 
Mendengar pengakuan korban, pihaknya melakukan observasi untuk menangkap komplotan yang sudah meresahkan para pengunjung itu. Tidak ingin kehilangan buruannya, petugas langsung mencari ke empat pelaku di kawasan Taman Monas.
Satu jam pencarian, akhirnya petugas menemukan mereka yang sedang nongkrong. Saat diintai, ternyata benar ke dua pria tak dikenal itu ternyata pelaku yang telah melakukan pemerasan dan kekerasan terhadap korban.
 
Namun saat petugas menghampiri, kedua pelaku malah berbalik mengambil badik dari balik pakaiannya, lalu menyerang kedua petugas tersebut. Polisi sempat memberikan tembakan peringatan namun hal itu tak digubris oleh pelaku.
 
Karena aksi pelaku membahayakan, maka petugas menembak ke arah punggung salah satu pelaku. Teuku Mahmud Arhasi (34) tewas di TKP dengan luka tembak dua kali di punggung belakang. Sedangkan Taji Rahman (39) mengalami luka tembak di paha sebelah kiri. Keduanya dibawa ke RS Polri Kramatjati. Sementara dua lainnya kabur.
 
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua bilah badik yang dipakai untuk menyerang petugas.
(sus)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Hari Ini, JK Berkantor di Veteran