Tersangka Kredit Fiktif BSM Bogor Bertambah Satu Orang

|

Ilustrasi (Dok Okezone)

Tersangka Kredit Fiktif BSM Bogor Bertambah Satu Orang
JAKARTA - Tersangka dalam kasus kredit fiktif nasabah Bank Syariah Mandiri (BSM) cabang Bogor sebesar Rp102 miliar, bertambah satu orang. Sehingga, total tersangka menjadi empat orang.
 
Menurut Wakil Direktur Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri, Kombes Pol Rokhmad Sunanto, pihaknya mengamankan seorang developer dalam kasus ini.
 
"Iya, satu lagi (yang telah ditangkap dan dijadikan) tersangka atas nama Iyan Permana. Dia developer yang mengkoordinir nasabah yang mengajukan kredit," Kombes Pol Rahmat saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (24/10/2013).
 
Dia menjelaskan, peran Iyan dalam kasus ini sebagai kreditur yang mengkoordinir sebanyak 197 nasabah yang seharusnya mengajukan kredit kepada BSM. Namun, hanya 84 yang terverifikasi. "Dari 197 nasabah, 113 (nasabah) fiktif," tegasnya.
 
Iyan, disangkakan pasal yang sama dengan tiga tersangka lainnya, dengan pasal 63 Nomor 21 tahun 2008 tentang perbankan syariah dan pasal 3 ayat 5 UU Nomor 8 tahun 2010 tentang TPPU.
 
Sebelumnya, penyidik Dirtipideksus Bareskrim Polri telah menahan tiga tersangka. Yaitu, M Agustinus Masrie selaku Kepala Cabang Utama BSM Bogor, Haerulli Hermawan sebagai Kepala Cabang Pembantu BSM Bogor dan John Lopulisa, Accounting Officer BSM Bogor. Mereka kini mendekam di tahanan Bareskrim Polri.
(ful)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Rini Soemarno Diragukan Bisa Laksanakan Agenda Trisakti