Beredar Video Porno di Ruang Kelas, Kadisdik DKI Salahkan Sekolah

|

Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

Beredar Video Porno di Ruang Kelas, Kadisdik DKI Salahkan Sekolah
JAKARTA - Beredarnya video porno yang diperankan siswa SMP di ruang kelas, membuat Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Taufik Yudi Mulyanto bergidig. Taufik mempertanyakan pengawasan sekolah.

"Pengawasan pelajar di SMP tersebut pascakejadian sudah kita bilangin. Hentikan polemik. Gimana bisa terjadi? Kenapa terjadi di sekolah?" kata Taufik di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (25/10/2013).

Taufik menegaskan, pihaknya juga akan memberikan sanksi kepada pelaku adegan seronok itu. Pasalnya, hal tersebut dapat menimbulkan pengaruh buruk bagi siswa lain di sekolah itu.

"Ini dampak kurang baik buat siswa didik disana ada 700 siswa. Kesan pemaksaan dan pemerkosaan tidak terjadi. Kalau tindakan asusila memang ada," kata Taufik.

Sebab itu, dirinya menyerahkan kasus tersebut pada aparat kepolisian untuk memproses hukum atas perilaku para siswa itu. "Undang orang tuasiswa. Sudah ada inisiatif anak dipindah kesekolah lain yang laki-laki, yang perempuan belum. Kita cari ke rumah enggak ada," tandasnya.

Sebelumnya, penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa 10 orang saksi terkait kasus video pemerkosaan siswa SMPN dibilangan Sawah Besar, Jakarta Pusat. Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, untuk mengusut kasus tersebut pihaknya telah menambah beberapa orang saksi.

"Untuk kelanjutan adanya rekaman video mesum di SMP Jakarta Pusat, penyidik telah memeriksa 17 orang, 10 orang siswa yang melihat dan menyaksikan, empat orang dari pihak sekolah yakni Guru BP, wali kelas, Wakepsek, Kepala Sekolah, tiga orang dari penjaga sekolah," kata Rikwanto.
(ded)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Menteri Jokowi-JK Tak Boleh Gelar Seremoni