Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Kendang Belum Ditemukan

|

Ilustrasi pendaki (foto: Hari Istiawan)

Mahasiswa ITB Hilang di Gunung Kendang Belum Ditemukan

BANDUNG - Keberadaan mahasiswa ITB yang dilaporkan hilang di Gunung Kendang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat sejak beberapa hari lalu, masih misterius. Spekulasi penyebab hilangnya mahasiswa bernama Joan Tobit Sigalingging bermunculan, salah satunya terjatuh saat mengambil air.

Pencarian Tobit sebenarnya sudah membuahkan hasil. Tim menemukan tas, tenda, dan pisau miliknya di jalur utama pendakian. Di sekitar lokasi juga ditemukan pipa mata air, yang terdapat di lereng tebing. Nah diduga mahasiswa jurusan Oseanografi angkatan 2008 itu, terjatuh lantaran kelelahan saat mengambil air, mengingat kontur gunung yang curam. Bahkan sebagian tebing memiliki kemiringan di atas 45 derajat.

Dugaan lain, dia tersesat. Tim pencari tidak menemukan tempat air minum, GPS, dan handphone, yang diduga dibawa oleh Tobit saat meninggalkan jalur utama.

Kampus ITB optimis Tobit masih hidup. Ini bukan pertama kalinya warga Cimahi itu mendaki gunung seorang diri. “Bukan kali ini aja dia mendaki gunung sendirian. Kami optimis dia baik-baik aja sampai sekarang,” ujar Ketua Lembaga Kemahasiswaan ITB, Brian Yuliarto di Bandung, Senin (11/11/2013).

Disinggung mengenani massa tanggap darurat yang akan habis besok, pihaknya akan melakukan evaluasi. “Kita akan lakukan evaluasi, apakah pencarian akan dihentikan atau dilanjutkan hingga batas waktu tidak ditentukan,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, Tobit berangkat ke Pengalengan dari Bandung pada 26 Oktober sekira pukul 05.30 WIB menggunakan sepeda motor. Keesokan harinya sekira pukul 18.00 WIB, Tobit mengabarkan ke rekannya melalui telefon telah tiba di puncak Gunung Kendang. Dia minta dijemput keesokan harinya di Desa Neglawangi.

Pada 28 Oktober pukul 10.00 WIB, Tobit menelefon rekannya, Rendhy, sebanyak dua kali, tapi tidak terangkat. Pukul 12.00 WIB, Rendhy menelepon balik, tapi justru Tobit yang tidak menjawab. Besoknya, 29 Oktober pukul 12.00 WIB, Tobit sudah tidak bisa dihubungi. Hingga 30 Oktober, tidak ada kabar sama sekali dari Tobit, sehingga Rendhy dan Asa menyusul ke Pangalengan.

Mereka lalu menemui Kepala Desa Neglawangi, Mahmud. Menurut Mahmud, dalam seminggu terakhir tidak ada pendaki yang melapor. Kepala RW dan Ketua DKM Kampung Papandangan juga membenarkan hal serupa. Warga bahkan tidak melihat ada pendaki yang melintasi wilayah Kampung Papandayan.

Namun pada 31 Oktober sekira pukul 18.30 WIB, Susan, anak seorang pegawai desa, mengaku melihat orang dengan ciri-ciri seperti Tobit. Ia melintas di depan rumahnya menuju Gunung Kendang pada 26 Oktober sekira pukul 14.00 WIB. Setelah itu diketahui Tobit menitipkan sepeda motor di pos satpam Pabrik Sedap.

(ris)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Penangkapan Penghina Jokowi Terkesan Otoriter