Semester Pendek, Perbaiki Nilai & Ngebut Kuliah

Selama semester pendek, mahasiswa bisa memperbaiki nilai atau mengambil mata kuliah di semester berikutnya untuk mempersingkat masa kuliah. (Foto: dok. Okezone)

Selama semester pendek, mahasiswa bisa memperbaiki nilai atau mengambil mata kuliah di semester berikutnya untuk mempersingkat masa kuliah. (Foto: dok. Okezone)

JAKARTA - "Semester pendek" adalah istilah tidak asing bagi mahasiswa.Secara resmi, semester pendek sebenarnya adalah semester antara, yakni masa perkuliahan singkat yang digelar selama masa libur antarsemester.

Semester antara juga diterapkan Universitas Padjadjaran (Unpad). Ia dijadwalkan pada 30 Juni 2014 sampai dengan 15 Agustus 2014. Sistem perkuliahan dalam semester antara sendiri tidak berbeda dengan perkuliahan reguler.

Bahkan, menurut Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Dr. H. Engkus Kuswarno, MS, pemberlakuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) membuat para mahasiswa angkatan 2013 yang menjadi calon peserta semester antara tidak perlu membayar sepeser pun.

"Sedangkan biaya penyelenggaraan bagi mahasiswa angkatan 2012 dan sebelumnya dibayar sendiri oleh mahasiswa dengan waktu dan besaran sesuai ketentuan," kata Engkus, seperti dilansir laman Unpad, Selasa (24/5/2016).

Seperti apa sih semester antara itu? Menurut petunjuk teknis pengelolaan semester antara Unpad tahun 2014, mahasiswa Unpad bisa mengikuti kegiatan remediasi dan akselerasi. Melalui sistem remediasi, mahasiswa bisa memperbaiki nilai akhir pada tiap mata kuliah yang sudah ditempuh. Remediasi bisa diikuti mahasiswa yang memiliki nilai C, D, atau E.

"Selain itu, mahasiswa tidak bisa mengambil remediasi pada mata kuliah berpraktikum, dan mata kuliah dengan nilai K (kosong) tidak bisa diperbaiki melalui remediasi," imbuh Engkus. 

Sementara itu, sistem akselerasi memberi kesempatan mahasiswa mengambil mata kuliah yang ditempatkan pada semester di atasnya. Sistem ini memungkinkan mahasiswa mempersingkat masa studi.

"Mahasiswa yang boleh mengikuti akselerasi adalah mereka yang memiliki IPK minimal 3,35. Dalam mata kuliah berprasyarat, mahasiswa peminat akselerasi harus telah lulus dalam mata kuliah prasyarat tersebut," tutur Engkus.

(rfa)
Live Streaming
Logo
breaking news x