Anak Papua Bisa Kuliah Gratis di Prasetiya Mulya

Prasetiya Mulya Business School bekerjasama dengan Bank Papua memberikan beasiswa S-1 bagi pelajar Papua. (Foto: Margaret P/Okezone)

Prasetiya Mulya Business School bekerjasama dengan Bank Papua memberikan beasiswa S-1 bagi pelajar Papua. (Foto: Margaret P/Okezone)

JAKARTA - Jumlah pengusaha di Indonesia masih belum mencapai angka ideal. Apalagi jika melihat ke Indonesia bagian timur. Pengetahuan tentang wirausaha saja masih minim, apalagi keinginan menjadi seorang pengusaha.

Keadaan itu yang melatarbelakangi PT Bank Pembangunan Daerah Papua menjalin kerjasama dengan Prasetiya Mulya Business School (PMBS) untuk menumbuhkan iklim kewirausahaan di bagian timur Indonesia itu. Bentuk kerjasama tersebut berupa pemberian beasiswa serta pelatihan kewirausahaan bagi tenaga pengajar maupun Usaha Kecil Menengah (UKM).

"Infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) masih terbatas padahal punya potensi sangat besar untuk berkembang. Salah satu caranya bekerjasama dengan Prasetiya Mulya," ujar Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Papua Johan Kafiar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (26/9/2014).

Para penerima beasiswa maupun peserta pelatihan kewirausahaan, kata Johan, dipilih melalui seleksi. Pemilihan tersebut dilakukan oleh kedua belah pihak, baik PMBS maupun Bank Papua.

"Seleksi kami serahkan kepada Prasetiya Mulya karena mereka yang lebih tahu kriteria yang pas seperti apa. Yang pasti para pelajar ini siap jadi wirausaha bukan ingin jadi pegawai negeri sipil (PNS). Untuk tahap awal, kami berikan kepada dua pelajar," tuturnya.

Ketua PMBS Djoko Wintoro menambahkan, untuk program pelatihan kepada tenaga pengajar bidang kewirausahaan dan pengusaha UKM di Papua, narasumber yang dihadirkan terdiri atas akademisi dan praktisi. Sehingga pesan yang disampaikan bisa diterima secara maksimal oleh para peserta.

"Pengajarnya kombinasi antara pelaku bisnis dan akademisi dari Prasmul. Kami ajak pengusaha asal Papua yang sudah sukses untuk berbagi kisah sehingga menjadi motivasi bagi mereka. Terutama yang berada di level bawah, jadi mereka bisa merasakan susah dan senang dalam merintis sebuah bisnis," kata Djoko.

Beasiswa yang diberikan kepada dua pelajar Papua itu mencakup biaya kuliah dan biaya hidup. Bantuan pendidikan itu akan mereka terima hingga meraih gelar sarjana dari PMBS.

(rfa)
Live Streaming
Logo
breaking news x