Jokowi Harus Perhatikan Rekam Jejak Calon Menterinya

Joko Widodo (Foto: Dok Okezone)

Joko Widodo (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Pengamat politik Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahuddin mengingatkan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), agar menghindari transaksi politik dalam penyusunan kabinet. Ajaran Trisakti yang diharapan Jokowi ke depan harus benar-benar dijaga.

"Transaksional ini harus diminimalisir. Ajaran Trisakti sepanjang kita setuju harus dijaga, dikawal. Nama-nama menteri ini harus diperhatikan rekam jejaknya, bukan hanya kelebihannya tapi siapa dia sebenarnya, dan tidak melakukan dikotomi profesional partai dan non-partai," jelas Said, Kamis (2/10/2014).

Menurutnya, Jokowi harus memiliki pemikiran tersendiri di samping menerima masukan dari tim transisi.

"Kita pantas khawatir, kalau Jokowi memercayakan pada tim transisi dan pembisik di sekitarnya. Perlu dikhawatirkan tim transisi itu asal-asalan, jadi berantakan kabinetnya," sindirnya.

Sementara itu, pengamat kebijakan publik Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad mengatakan, untuk merealisasikan janji-janjinya, Jokowi-JK harus lebih peka terhadap kepentingan rakyat. Khususnya dalam memberantas mafia dan konglomerat hitam demi mewujudkan kesejahteraan rakyat.

"Salah satunya, dalam penempatan di ESDM dan BUMN Energi yang selama ini menjadi bahan penjarahan para konglomerat hitam. Itu salah satu yang harus diwaspadai dan harus dibersihkan, itu citra buruk," tegasnya.

(put)
Live Streaming
Logo
breaking news x