Harta Hartawan Aluwi di Hong Kong Akan Dirampas Negara

Foto: Okezone

Foto: Okezone

JAKARTA - Kapolri Jendral Pol Badrodin Haiti mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengejaran terhadap kedua rekan Hartawan Aluwi, yaitu Robert Tantular dan Anton Tantular buronan koruptor Bank Century yang merugikan negara sekitar Rp3,11 triliun.‎

Mantan Kapolda Jawa Timur ini menegaskan, negara Indonesia telah memenangkan gugatan harta ‎terpidana Hartawan Aluwi‎ di Hong Kong dan berupaya membawa kembali harta tersebut.‎‎

"‎Sudah dilakukan pengejaran. Bahkan, yang di Hong Kong itu sudah kita gugat dan dari Pemerintah Indonesia menang. Tinggal enggak tahu nanti perkembangannya karena proses pengadilan udah menang, Tentu kan enggak semudah itu, satu per satu kita upayakan. Karena kalau aset yang sudah di luar, apalagi terkait dengan gabungan perusahaan harus ada upaya hukum yang jelas untuk dilakukan eksekusi. Kecuali kalau terbukti melakukan TPPU," kata dia di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/4/2016).

Ia mengatakan, penangkapan terpidana dalam kasus Bank Century ini akan bergantung apabila Indonesia melakukan kerjasama ekstradisi terhadap para buronannya. Karena itu, apabila tidak ada perjanjian ekstradisi maka Polri akan menempuh cara lainnya.

"‎Sangat tergantung. Kalau ada perjanjian ekstradisi, ya kita ekstradisi. Kalau enggak ada, Ada teknik yang bisa dilakukan lainnya," pungkasnya.

(fmi)
Live Streaming
Logo
breaking news x