Biaya Tidak Lunas, 44 Calon Haji Gagal ke Tanah Suci

ilustrasi

ilustrasi

BLITAR - Sebanyak 44 calon jamaah haji (calhaj) Kabupaten Blitar dipastikan gagal berhaji tahun ini. Sebab, hingga jatuh tempo pelunasan 10 Juni lalu mereka masih memiliki tunggakan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

“Yang tidak melunasi BPIH dipastikan tidak jadi berangkat tahun ini, “ujar Kepala Seksi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Blitar Syaikul Munib kepada wartawan.

Jumlah calhaj Kabupaten Blitar yang dijadwalkan bertolak ke tanah suci tahun ini sebanyak 595 orang. Dengan pengurangan 44 orang akibat ongkos belum lunas, jumlah para pelaku rukun haji tinggal 551 orang. Selain tidak melunasi biaya haji tanpa alasan jelas, 10 calhaj diantaranya diketahui meninggal dunia. Menurut Munib pelunasan BPIH tepat waktu sebesar Rp34.641.304 adalah keharusan. Sebab, pemerintah sudah memberi toleransi waktu cukup panjang.

Apalagi dibanding tahun 2015 BPIH tahun 2016 lebih murah 132 USD atau Rp1.768.800. Dengan kurs dollar Rp13.400 per dollar BPIH yang sebelumnya USD2.717 (2015) menjadi USD2.585.

“Yang gagal berangkat tahun ini namanya masuk daftar tunggu tahun haji berikutnya, “terang Munib. Sesuai ketentuan yang berlaku Kemenag Kabupaten Blitar mengembalikan kuota 44 kursi yang gagal berangkat itu ke pemerintah pusat.

Informasi yang diterima Munib jumlah kuota calhaj se-Jawa Timur yang kembali ke pusat karena faktor pelunasan BPIH mencapai 2.000-an kursi. Mengingat pemerintah pusat akan membagi lagi kuota ke daerah, ia berharap Kabupaten Blitar bisa mendapat tambahan lebih besar. Sementara untuk kuota tambahan calhaj lansia dan suami istri sebanyak 140 kursi Kemenag Kabupaten Blitar baru akan mengajukan 16 Juni.

“Harapanya kuota tambahan 140 kursi bisa berangkat tahun ini. Setelah disetujui akan ada pelunasan BPIH tahap dua tanggal 20-30 Juni 2016,“ pungkasnya.

Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin saat berkunjung ke kampus IAIN Tulungagung 2 Mei 2016 lalu mengatakan BPIH tahun 2016 telah turun. Dengan demikian ia berharap seluruh calhaj bisa melakukan pelunasan selama bulan Mei.

Menteri Lukman juga menegaskan bahwa tahun 2016 tidak ada tambahan kuota. Pemerintah Arab Saudi telah memutuskan kuota masih seperti tahun 2015, yakni jatah Indonesia sebanyak 168.800 kursi dengan perincian 155.200 untuk kuota haji reguler dan 13.600 untuk haji khusus.

(ful)
Live Streaming
Logo
breaking news x