Menag Bersyukur Indeks Kepuasan Haji Nyaris Sempurna

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (Okezone)

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (Okezone)

JAKARTA - Survei Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat raihan positif indeks kepuasan jamaah haji. Pada 2014 BPS mencatat angka 81.59 persen. Angka ini semakin membaik pada 2015 dengan raihan 82,59 persen.

"Ini tak lepas dari pelayanan petugas. Kita bersyukur angka itu mendekati 100 persen, tahun ini mudah-mudahan dengan niat ikhlas berikan yang terbaik, akan naik sebagai indikator keberhasilan," ujar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin memberikan saat memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi Pembekalan Petugas Haji PPIH Arab Saudi 1437 H di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa 14 Juni 2016) malam.

Optimisme Menag tahun ini salah satunya disandarkan kepada 826 petugas haji yang mulai digembleng di Asrama Haji Pondok Gede. Untuk memompa semangat mereka, Menag menegaskan bahwa para petugas haji adalah orang-orang terpilih.

(Baca: 826 Petugas Haji Mulai Digembleng di Pondok Gede)

"Saya garis bawahi, kita para petugas hakikatnya orang-orang pilihan, setidaknya negara telah memilih kita. Melalui pemerintah, negara berikan amanah kepada kita sebagai petugas haji dan saya mengimani betul tak ada yang serba kebetulan karena takdir Allah selalu baik untuk kita jika kita selalu berbaik sangka. Jadi kalau kita punya perspektif husnudzon, semua takdir Tuhan itu baik untuk kita. Dan saya yakin betul kita jadi petugas adalah kehendak Allah. Jadi betapa mulianya kita yang dipercaya oleh negara dan juga Allah untuk melayani tamu-tamunya," ulasnya.

Menag menambahkan, bukan hanya kehormatan menjadi orang pilihan, para petugas haji juga mendapatkan banyak hal. Di antaranya, mendapatkan ilmu mengelola jamaah haji terbesar di dunia, pengalaman melayani tamu-tamu Allah, mendapatkan kesempatan beribadah, mendapatkan honor.

"Dan kita pada akhirnya akan dapat kemuliaan, sejauh seluruh niat kita dalam menjalankan amanah ini semata-mata dilandasi keikhlasan karena kita betul-betul sedang menjalani ibadah mahdhoh," terangnya.

Di penghujung sambutannya, Lukma mengajak seluruh petugas haji untuk bersyukur. Wujud atas nikmat mendapat kehormatan luar biasa. Dia pun menitipkan sejumlah hal untuk menerjemahkan rasa syukur tersebut.

"Saya titipkan beberapa hal bagaimana mengejahwantahkan rasa syukur. Sebagai petugas, bekerjalah secara profesional dan penuh tanggungjawab didasari keikhlasan, yang akan kita hadapi adalah beribu masalah karenanya saya garisbawahi kata sabar, saya ajak kita semua mampu kendalikan diri masing-masing, agar tak emosional berlebihan," pesannya.

Hal lain yang menjadi penekanan Menag adalah peleburan para petugas yang berasal dari berbagai unsur. Sehingga tercipta kekompakan. Menag juga mengingatkan bahwa para petugas haji bekerja di negeri orang. Oleh karena itu, ujar dia, pahami tradisi dan regulasi di Arab Saudi.

"Kita juga harus pandai menempatkan diri, setiap hari kita akan memakai atribut petugas haji Indonesia, artinya, kita bukan sekedar petugas tapi juga duta bangsa. Kita dilihat dunia, dunia melihat bagaimana petugas Indonesia melayani tamu Allah," pungkasnya.

(ful)
Live Streaming
Logo
breaking news x