Cuaca Ekstrem Arab Saudi, Petugas Bakal Rajin Jenguk Calon Jamah Haji

Ilustrasi (Okezone)

Ilustrasi (Okezone)

JAKARTA - Penyelenggaraan ibadah haji akan berlangsung Agustus-September 2016 mendatang. Sejumlah perubahan di sektor kesehatan jamaah haji mulai disosialisasikan.

"Kita lakukan upaya preventif di samping pengobatan. Nanti petugas kesehatan mobile di setiap penginapan, mengajak jamaah mencegah ketimbang sakit," terang Sekjen Kemenkes dr Untung Suseno Sutarjo, M.Kes yang mewakili Menteri Kesehatan dalam pembukaan pelatihan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2016 di Asrama Haji Pondok Gede, kemarin malam.

(Baca: Menag Bersyukur Indeks Kepuasan Haji Nyaris Sempurna)

Cara jemput bola tersebut dilakukan karena pertimbangan prediksi cuaca ekstrem panas di Arab Saudi. Sehingga, menurut Untung, yang perlu ditegaskan kepada calon jamaah haji (calhaj) sebagai upaya preventif agar minum dan istirahat yang cukup serta tidak banyak berjalan-jalan di luar kepentingan ibadah wajib.

Kemenkes juga melakukan penguatan layanan kesehatan di setiap daerah kerja (daker). "Kita ada tim emergency, sehingga pergerakan cepat, masing-masing daker ada 10 orang (petugas)," papar Untung.

Sesuai data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) per 7 Juni 2016, jumlah calon jamaah haji risiko tinggi mencapai 46,7 persen dari total jumlah calhaj atau sekitar 58.799 jamaah. Prosentase tersebut, menurut Untung, lebih tinggi daripada tahun lalu.

"Maka, mulai tahun ini kita lebih awal untuk melakukan pembinaan kesehatan. Sistem pelayanan akan kita ubah, pencegahan akan lebih baik, namun ini berdampak pada tugas lebih berat untuk petugas haji," tegas Untung.

Beberapa perubahan sistem pelayanan bagi calhaj seperti membenahi sistem komunikasi lebih terintegrasi di masing-masing maktab dan sektor. Kemudian, membina calon jamaah haji di wilayah masing secara sigap, andal, amanah, dan penuh tanggung jawab.

"Kita harapkan tim Indonesia lebih baik. Ada inisiatif, niat kerja, proaktif dan saling melengkapi, jadi tidak merasa kerja sendiri,"harap Untung.

Tahun ini, Indonesia akan memberangkatkan 168.800 calon jamaah haji dengan komposisi 155.200 haji reguler dan 13.600 haji khusus.

(ful)
Live Streaming
Logo
breaking news x