Pemondokan Haji Indonesia Sekelas Hotel Berbintang

Kamar calon haji asal Indonesia. (Foto: Kemenag)

Kamar calon haji asal Indonesia. (Foto: Kemenag)

JAKARTA - Akomodasi bagi calon jamaah haji (calhaj) selalu menjadi parameter kualitas pelayanan ibadah haji. Maka, tahun ini, Kementerian Agama RI mempersiapkan pemondokan sekelas hotel dan apartemen menengah atas.

“Pemondokan di Makkah kualitasnya standar hotel bintang 3,” ujar Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Ditjen Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Sri Ilham Lubis dalam pembekalan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Podok Gede.

Akomodasi jamaah haji di Makkah, menurut Sri, sebanyak 117 gedung berada di enam wilayah, yaitu Mahbas Jin, Aziziah, Misfalah, Jarwal, Syisyah dan Raudhah dengan jarak terjauh 4.398 meter dari Masjidil Haram.

Kapasitas gedung terkecil sebanyak 392 ruangan (Syisah Tower 50) dengan kapasitas untuk satu kloter dan terbesar sebanyak 6.371 ruangan di Grand Taisir, Jarwal berkapasitas untuk 17 kloter. Hunian dibagi menjadi sembilan sektor dengan rata-rata layanan sebanyak 17.961 jemaah.

Penginapan di Makkah dengan jarak terjauh ke Masjidil Haram 4,5 kilometer. Untuk itu, pemerintah telah menyewa ratusan bus Shalawat yang beroperasi 24 jam untuk mengantar jemput jamaah ke Masjidil Haram.

"Kita pakai sistem qurah (undian) untuk pemondokan haji agar tidak menimbulkan kecemburuan, karena tidak mungkin semua jamaah ditempatkan di hotel dekat Masjidil Haram," ulasnya.

Sementara pemondokan di Madinah, sambung Sri, berada di wilayah Markaziah, maksimal jarak 650 meter dari Masjid Nabawi yang dilakukan dengan sistem sewa blocking time di tiga wilayah Syimaliah, Zanubiah, dan Ghorbiah.

Jamaah haji Indonesia, ujar Sri, menempati hotel di wilayah Markaziah agar mudah untuk melaksanakan ibadah arbain (salat 40 waktu berturut-turut). Selain itu, tersedia akomodasi rumah cadangan bagi jamaah di Makkah dan Madinah dengan persentase 1 persen.

“Pemondokan dikonsentrasikan di wilayah yang mudah dikenali dan memiliki kemudahan akses ke Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi dengan inisiasi penyewaan repeat order dan/atau multi years yang memiliki kualitas dan memberikan pelayanan yang baik,” jelas Sri. [Baca Juga: Catat, Ini Jadwal Ibadah Haji Indonesia]

(ful)
Live Streaming
Logo
breaking news x