Image

Kiai Hasyim: Berhaji Seharusnya Mabrur

KH Hasyim Muzadi (Okezone)

KH Hasyim Muzadi (Okezone)

JAKARTA - Paradigma berpikir bahwa ibadah haji dilaksanakan sebagai syarat masuk surga perlu dikikis.

“Haji adalah ibadah besar, mungkin dalam Islam yang terbesar. Karena itu, Allah SWT akan berikan pahala besar, yang terpetik di pikiran kita surga. Padahal seharusnya mabrur,” cetus mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Hasyim Muzadi dalam pembekalan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Rabu (22/6/2016) malam.

Kiai Hasyim yang beberapa periode pernah menjadi amirul haji Indonesia ini menegaskan bahwa kemabruran tidak saja diraih oleh para calon jemaah haji. Namun, petugas PPIH pun dapat meraih predikat haji mabrur dengan beberapa syarat.

(Baca Juga : Kemenag Gelar Undian Pemondokan untuk Jamaah Haji)

Sebagai petugas haji, urainya, selayaknya pelayanan prima bagi jemaah menjadi sebuah kewajiban. Kemudian, di tengah masa pelayanan tersebut, petugas dapat melaksanakan berbagai ibadah fisik dan rohani yang telah dipraktikkan ketika manasik haji. Serta menjadi teladan atau uswatun hasanah bagi para calhaj dengan memperlihatkan perilaku yang sopan dan santun dalam membantu jemaah.

“Tapi, nilai luhurnya adalah posisi hati. Ketika kita pulang dari Tanah Suci mendapat apa? Jadi, siapa yang menentukan seberapa banyak kemabruran dan berkah adalah para haji sendiri,” kata Kiai Hasyim.

(ful)
Live Streaming
Logo
breaking news x