Image

Skandal Suap Gatot, KPK Periksa Empat Anggota DPRD Sumut

Gatot Pujo (Foto: Okezone)

Gatot Pujo (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan suap Gubernur Sumatera Utara nonaktif Gatot Pujo Nugroho kepada anggota DPRD Provinsi Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2009 terkait pembahasan APBD serta pembatalan pengajuan hak interpelasi.

Kali ini, penyidik KPK memanggil empat anggota DPRD Sumut. Mereka yakni Sri Kumala, Ramses Simbolon, Donald Lumban Batu dan Richard Pandapotan Sidabutar.

"Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MA (Muhammad Afan)," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/7/2016).

Selain bakal memeriksa empat legislator Sumut tersebut, penyidik lembaga antirasuah ini juga memanggil Kabid Pengembangan dan Pengendalian Dinas Pendapatan Daerah Sumut, Guntur Hasibuan; Staff Pansus PAD DPRD Sumut, Lena; Kasubag program Dinas Pendapatan Daerah Sumut, Ahmad Fadli dan Erizal.

"Mereka juga diperiksa untuk tersangka MA," ujar Priharsa.

Untuk diketahui dalam kasus pemberian suap ini terkait dengan persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumut tahun 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Sumut tahun 2013 dan 2014, pengesahan APBD Sumut tahun 2014 dan 2015 serta penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Provinsi Sumut tahun 2015.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan enam tersangka dalam dugaan suap ini. Mereka yakni Gubernur Sumut nonaktif Gatot Pujo Nugroho, Ketua DPRD Sumut Ajib Shah, mantan Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun, dan mantan Wakil Ketua DPRD Sumut Chaidir Ritonga, Kamaludin Harahap dan Sigit Pramono Asri.

Lima tersangka dari legislator Sumut itu sendiri telah divonis masing-masing empat tahun penjara. Mereka dinilai bersalah telah menerima suap dari Gatot Pujo hingga miliaran rupiah.

Kemudian, pada 16 Juni 2016 penyidik lembaga antirasuah menetapkan tujuh tersangka baru dari anggota DPRD periode 2009-2014 dan 2014-2019.

Mereka adalah Muhammad Afan dan Budiman Nadapdap dari Fraksi PDI-P, Guntur Manurung dari Fraksi Demokrat, Zulkifli Effendi Siregar dari Fraksi Hanura, Bustami dari Fraksi PPP, Parluhutan Siregar serta Zulkifli Husein dari Fraksi PAN.

(sus)
TAG : KPK
Live Streaming
Logo
breaking news x