Mayoritas Jamaah Haji Asal Sumenep Berisiko Tinggi

Ilustrasi

Ilustrasi

SUMENEP – Mayoritas jamaah asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur berisiko tinggi karena berusia lanjut, dan memiliki riwayat penyakit yang perlu penanganan khusus.

“Ada 209 calon haji asal Kabupaten Sumenep. Rinciannya 107 calon haji laki-laki dan 102 perempuan. Semuanya sudah didata oleh kami dan tercatat di buku masing-masing calon haji," kata Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, Dwi Regnani seperti dikutip dari Antara, Selasa (26/7/2016).

Sesuai hasil koordinasi dengan pihak terkait di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumenep, calon haji setempat dijadwalkan berangkat ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 8 Agustus 2016.

"Beberapa waktu lalu, kami telah memeriksa kesehatan 463 calon haji asal Sumenep sekaligus pemberian vaksin meningitis kepada mereka," ujarnya.

Ia menjelaskan, sebagian besar calon haji yang kondisi kesehatannya masuk kategori risiko tinggi itu berusia lanjut atau berumur 50 tahun ke atas.

"Sebagian lainnya akibat mengidap penyakit yang perlu penanganan khusus, seperti hepatitis. Mereka yang berisiko tinggi itu nantinya dipantau khusus oleh petugas," tuturnya.

Ia berharap, para calon haji menjaga kondisi kesehatannya supaya tetap prima menjelang keberangkatan dan selama menunaikan ibadah haji, baik di Madinah maupun Makkah.

"Para calon haji harus mampu mengatur pola makan dan istirahatnya, utamanya bagi mereka yang kondisi kesehatannya memang masuk kategori berisiko tinggi supaya nantinya tidak ada kendala selama menunaikan ibadah haji," kata dia.

(ful)
Live Streaming
Logo
breaking news x