Image

Jamaah Haji Jangan Mau Dititipi Obat Kuat & Rokok

Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (foto: Okezone)

Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (foto: Okezone)

SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf meminta kepada para jamaah calon haji tidak membawa barang-barang yang tak perlu dalam keberangkatannya ke Tanah Suci. Selain itu, Gus Ipul -sapaannya- juga meminta jamaah menolak ketika dititipi barang-barang apa pun.

"Kalau bisa jangan mau dititipi barang-barang apa pun. Misalnya obat kuat, rokok, atau makanan yang tidak perlu. Yang penting membawa untuk kebutuhan diri sendiri, karena penjagaan akan lebih ketat," kata Gus Ipul, Selasa (26/7/2016).

Menurutnya, dengan membawa sejumlah barang yang tidak penting akan menyusahkan jamaah ketika pemeriksaan di Tanah Suci. Tak hanya itu, para jamaah juga diminta mempersiapkan fisik dan psiklogis agar selama beribadah di Makkah menjadi lancar. Terutama saat menghadapi perubahan cuaca sewaktu-waktu sama seperti tahun lalu.

Ketua PBNU ini juga meminta Petugas Pelayanan Ibadah Haji (PPIH) harus profesional dan akuntabel dengan mengedepankan prinsip keadilan. Penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional yang harus dilaksanakan oleh pemerintah.

"PPIH harus memberikan pelayanan kepada calon jamaah haji dengan amanah dan jujur," katanya.

PPIH ini terdiri dari gabungan Pemprov Jatim, Kanwil Kemenag Jatim, Kanwil Kemenkumham, Dinas Kesehatan, Polda Jatim, Kantor Pengawas Pelayanan dan Bea-Cukai Surabaya, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya, Kantor Otoritas Bandara Juanda, PT Angkasa Pura, serta UPT Asrama Haji Surabaya.

Gus Ipul juga mengatakan, pelayanan jamaah haji yang dikoordinasi Kementerian Agama (Kemenag) dari tahun ke tahun semakin baik. Pelayanannya semakin kompak dan sinergi.

“Selama ini telah direncanakan dengan baik, lebih-lebih fasilitasnya memang mencukupi. Selain itu, antara jamaah dengan pengantarnya lebih tertib di tempatnya masing-masing, tidak ruwet. Keberangkatan sesuai jadwal, jadi tidak menumpuk,” ungkapnya.

Sementara itu, total jamaah calon haji dari embarkasi Surabaya sebanyak 28.676 orang. Meraka berasal dari Jatim sebanyak 27.323 orang, Bali 512 orang, dan Nusa Tenggara Timur 521 orang.

Kloter I Embarkasi Surabaya berasal dari Sumenep dijadwalkan masuk Asrama Haji Sukolilo pada 8 Agustus 2016 pukul 10.00 WIB dan akan berangkat pada 9 Agustus pukul 10.30 WIB. Sedangkan kelompok terakhir yakni Kloter 64 akan berangkat pada 5 September pukul 02.10 WIB.

(ful)
Live Streaming
Logo
breaking news x