Demi Pasangan Hidup, Dua Calhaj Rela Tak Berangkat Tahun Ini

Ilustrasi (Foto: Antara)

Ilustrasi (Foto: Antara)

MOJOKERTO - Sebanyak 309 Calon Jamaah Haji (Calhaj) Kabupaten Mojokerto gagal berangkat tahun ini. Mayoritas disebabkan karena tak bisa melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Sedangkan sisanya karena meninggal dunia.

"Jamaah yang diberi hak untuk melunasi sebanyak 1.589 orang. Dari jumlah itu yang tak bisa berangkat 309 orang. Artinya, jamaah yang berangkat sekarang 1.280 jamaah," kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Mojokerto Mukti Ali, Kamis (04/8/2016).

Ia menambahkan, dari 309 Calhaj yang gagal berangkat tahun ini, sebanyak 305 di antaranya disebabkan karena tak bisa melunasi BPIH yang ditetapkan sebesar Rp 34.941.041. Sedangkan sisanya meninggal dunia.

"Ada 2 orang CJH yang meninggal dunia sebelum berangkat, sedangkan dua orang lainnya mengundurkan diri karena tidak bisa berangkat bersama dengan pasangannya. Sehingga bertambah dari sebelumnya 305 menjadi 309 orang yang tidak berangkat," imbuhnya.

Menurutnya, untuk dua jamaah haji yang meninggal dunia akan di serahkan kepada ahli waris. Sebab, keduanya telah melakukan pelunasan BPIH. Sedangkan untuk yang tidak melunasi tahun ini dan mengundurkan diri secara otomatis masuk ke daftar tunggu pemberangkatan tahun 2017.

"Kalau ahli waris ingin menggantikan, maka dana dicairkan lebih dulu. Kemudian mendaftar ulang atas nama ahli warisnya. Hanya saja, harus mengikuti daftar tunggu, tidak bisa langsung menggantikan porsi jamaah yang meninggal," terangnya.

(ful)
Live Streaming
Logo
breaking news x