Kurang Biaya Akomodasi, Calhaj Asal Tulungagung Patungan Rp200 Ribu

Ilustrasi Calon Haji

Ilustrasi Calon Haji

TULUNGAGUNG - Sebanyak 936 calon jamaah haji (calhaj) asal Kabupaten Tulungagung resmi berangkat ke tanah suci. Hari ini, Pemkab Tulungagung melepas rombongan menuju Embarkasi Surabaya.

Namun, karena kekurangan biaya akomodasi, masing-masing calhaj terpaksa iuran Rp200.000. Ketua Ikatan Persaudaraan Haji (IPHI) Tulungagung, Muhammad Fuad Syaiful Anam membenarkan bahwa perlu partipasi untuk tambahan dana akomodasi.

“Dibutuhkan partisipasi dari calhaj. Yakni setiap orang Rp200 ribu,“ ujarnya kepada wartawan, Jumat (5/8/2015).

Calhaj Tulungagung terbagi atas tiga kelompok terbang, yakni kloter 23, 24, dan 25 yang bertolak ke tanah suci pada gelombang pertama.

Kendati demikian, biaya perjalanan dari Tulungagung menuju embarkasi Surabaya tidak termasuk di dalam paket Ongkos Naik Haji (ONH). Begitu juga saat pulang dari embarkasi menuju Tulungagung. Calhaj harus mengeluarkan biaya tambahan.

Sebab, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH), kata Fuad, hanya untuk membiayai perjalanan dari embarkasi ke tanah suci pulang pergi (PP). Karenanya untuk ongkos transportasi Tulungagung-Embarkasi Surabaya (PP), termasuk makan, uang mengangkut properti, yakni diantaranya koper serta perkakas haji lainya, setiap calhaj kata dia perlu merogoh kocek lagi.

“Untuk kegiatan ini Pemkab Tulungagung sudah membantu dengan menyediakan sebanyak 21 bus,“ terangnya.

Pemkab pun sudah membantu melalui APBD dengan bentuk dana hibah. Namun, anggaran yang ada belum mampu memenuhi semua kebutuhan.

Bupati Tulungagung Syahri Mulyo mengakui bahwa bantuan yang diberikan pemkab masih kurang. Bantuan Rp595 juta belum mampu membiayai penuh kebutuhan akomodasi keberangkatan dan kepulangan dari embarkasi Surabaya.

“Mudah-mudahan dengan gotong royong iuran Rp200 ribu bisa meringankan. Dan semoga ke depan kita bisa membantu sepenuhnya,“ ujarnya.

Pelepasan calhaj berlangsung di Pendopo Kabupaten Tulungagung Kongas Arum Kusumaning Bongso. Bupati Syahri Mulyo bersama sejumlah pimpinan SKPD yang melepasnya secara langsung.

(aky)
Live Streaming
Logo
breaking news x