Image

Sandal Haji Farid Hilang meski Disimpan di Loker Terkunci

Ilustrasi

Ilustrasi

SURABAYA - Beragam kejadian aneh dan membuat takjub kerap terjadi ketika berada di Tanah Suci. Hal itu seperti yang menimpa keluarga Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jombang, Farid al Farisi.

Ketika berada di Masjid Nabawi, satu keluarga yang sedang salat di masjid tersebut kehilangan sandal, kecuali satu orang yakni Hajah Salamah yang tak lain adalah bibinya.

"Waktu salat di Masjid Nabawi sandal saya, istri saya, dan Bude Salamah dimasukkan ke loker yang telah disediakan. Tapi saat selesai salat ternyata sandalnya hilang, kecuali sandal bude saya," kata Farid saat berbincang dengan Okezone, Kamis (18/8/2016).

Lalu yang lebih aneh, sandal Hj Salamah itu tidak berada di loker penitipan, melainkan di depannya ketika hendak meninggalkan Masjid Nabawi. Sementara keluarga yang lain sudah tidak punya sandal dan harus bertelanjang kaki menuju Maktab.

"Bude saya santai karena sandalnya tidak hilang. Kami dan beberapa keluarga yang lain bingung. Padahal, loker tersebut terkunci dan kuncinya masih saya bawa," ujar pria asal Sidoarjo tersebut.

Di balik itu semua, Farid mengungkapkan mengenal budenya tersebut sebagai sosok yang jujur dan amanah dalam segala hal. Hajah Salamah adalah seseorang yang buta huruf dan tidak bisa membaca huruf latin. Namun ketika berjualan di pasar, ia adalah sosok yang jujur.

"Bude saya itu orang yang jujur meski dia tidak bisa menulis, membaca, dan dia adalah orang yang ikhlas dalam menjalankan ibadah. Mungkin ini hikmah di balik kejadian itu," jelas salah satu Pengasuh di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jawa Timur, ini.

(aky)
Live Streaming
Logo
breaking news x