Image

Kisah Pilu Pasutri yang Gagal Ibadah Haji dari Filipina Karena Ditipu

Ilustrasi (Okezone)

Ilustrasi (Okezone)

JAKARTA - Tak selamanya niat baik berjalan mulus. Itu yang dirasakan FSL, salah satu Warga Negara Indonesia (WNI) dari 177, yang tertipu oleh agen travel haji. Mereka dijanjikan untuk pergi ke Tanah Suci melalui negara Filipina, dengan cara memalsukan paspor.

Meskipun kini FSL sudah kembali ke Tanah Air dan sudah berada dikediamannya, dirinya masih menyimpan kenangan yang buruk dan dikurung oleh kesedihan yang mendalam. Pasalnya, niat baik dirinya dan suami AD (37) untuk menjalankan ibadah harus kandas ditengah jalan.

Dengan berat hati dan niat untuk memberikan pelajaran bagi orang lain, FSL menceritakan kronologi dirinya yang menjadi korban penipuan sindikat agen travel haji di Filipina. Mulai sejak proses pendaftaran hingga pemulangan dirinya ke tanah air.

FSL akui mulai mencari agen travel haji sejak bulan Mei lalu. Dirinya mencari agen tersebut melalui internet dan bertanya kepada kerabat yang dikenalnya. Seperti kebanyakan orang, perempuan berjilbab itu juga sempat menanyakan legalitas dari seluruh jasa yang akan memberangkatkan dirinya ke Mekkah.

Pada akhirnya diputuskan untuk menunjuk agen travel El-Baddar. Sebelum memutuskan untuk membayar sejumlah uang, FSL dan suami mencari keabsahan agen tersebut. Dan mereka mengaku sudah memberangkatkan empat kali rombongan untuk ibadah haji.

"Ya kan kalau daftar kita tidak sembarangam juga yah. Saya sempat nanya apakah ini legal atau tidak. Sempat saya tanya apakah sudah ada sebelumnya jamaah yang berangkat. Lalu,saya tegaskan, ingin berkomunikasi dengan para jamaah itu," papar FSL saat ditemui kediamannya dan meminta awak media untuk merahasiakan identitasnya, Senin (5/9/2016).

Mendengar hal tersebut, pasangan suami istri (pasutri) itu merasa percaya dan yakin bahwa agen itu resmi terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag). Setelah mendaftarkan, dirinya menerima informasi dari travel tersebut bahwa mendapatkan kuota haji reguler dari Filipina.

(fas)
1 / 2
Live Streaming
Logo
breaking news x