Image

Ingin Proses Kepulangan Cepat, Jamaah Jangan Bawa Air Zamzam

Kadaker Makkah, Arsyad Hidayat (Foto: Saifulloh/Okezone)

Kadaker Makkah, Arsyad Hidayat (Foto: Saifulloh/Okezone)

MAKKAH - Jamaah haji selalu diingatkan agar tidak membawa air zamzam dalam koper saat akan terbang ke Tanah Air untuk mempercepat proses pemulangan.

"Yang kami khawatirkan kalau pihak keamanan Saudi ketika melihat 1 – 10 koper ketika dicek air zamzam lalu mengatakan untuk menahan. Ketika ditahan maka kemungkinan besar delay pesawat karena koper atau jamaah pulang ke Tanah Air tanpa koper," urai Kadaker Makkah Arsyad Hidayat, Selasa (13/09/2016).

Apalagi, jelasnya, tahun ini terdapat perubahan pengecekan barang yang langsung ditangani petugas keamanan Arab Saudi di titik kepulangan. Sehingga pemeriksaan barang diprediksi lebih ketat sesuai aturan. Kalau tidak sesuai aturan, maka barang-barang jamaah akan langsung dikeluarkan.

Arsyad pun sedikit khawatir dengan tingkat kepatuhan jamaah. "Tahun lalu juga sama. Kita sosialisasikan kepada jamaah di setiap sektor, tapi dalam kenyataannya tetap ada saja jamaah yang coba-coba. Tahun lalu sampai 3 ton air zamzam di Madinatul Hujjaj,"ungkap Arsyad.

Tak pelak, PPIH berupaya meminimalisasi dampak buruk dari pemeriksaan dan ketidakpatuhan jamaah dengan meminta maskapai penerbangan haji menyediakan alat pendeteksi air. Jadi sebelum barang diangkut ke bandara sudah steril dari barang terlarang, termasuk air zamzam.

Tahun sebelumnya kloter awal dilakukan penimbangan tiga hari sebelum wukuf. Itu juga tidak terlepas dari kritikan. Kalau barang sudah ditimbang maka tidak bisa diakai lagi. Tahun ini dilakukan setelah wukuf.

"Teknisnya akan kita bicarakan. Penimbangan kan tidak bersamaan waktunya, bisa bergantian. Jadi cukup dua atau tiga detektor. Mudah-udahan bisa disanggupi oleh maskapai,"ujar Arsyad.

Penjadwalan penyiapan bagasi menjadi salah satu urusan krusial PPIH agar pemulangan tepat waktu. Rencananya, tahap pertama 7 – 8 kloter dipulangkan melalui King Abdul Aziz, Jeddah.

"Relatif lebih bisa diperkirakan karena perjalannya sekitar 1,5-2 jam. Kita bisa memberangkatkan 10 jam sebelum pesawat take off. Karena ketentuan Arab Saudi, minimal 6 jam sebelum take off sudah ada di bandara," jelas Arsyad.

Tahun ini kloter pertama akan mulai dipulangkan ke tanah air pada 17 Septermber 2016.

(kha)
Live Streaming
Logo
breaking news x