facebook pixel

Posisi Setir Jadi Alasan Ferrari 488 Spider Telat Masuk Indonesia

Ferrari 488 Spider yang dijual di Indonesia sudah menggunakan model setir kanan (Mali/Okezone)

Ferrari 488 Spider yang dijual di Indonesia sudah menggunakan model setir kanan (Mali/Okezone)

JAKARTA - Ferrari 488 Spider telah diluncurkan secara global di pameran automotif Frankfurt Motor Show pada akhir 2015. Mengikuti standar yang berlaku di negara asalnya, Italia, mobil ini diproduksi dalam model setir kiri.

Kini, Ferrari 488 Spider menambah line up mobil Ferrari yang dijual di Indonesia melalui Ferrari Jakarta. Hal yang menjadi pertanyaan, mengapa waktu kehadiran Ferrari 488 Spider di Indonesia terpaut jauh dari debut globalnya, yakni hampir setahun.

CEO Ferrari Jakarta Arie Christopher menjelaskan, hal ini terkait dengan waktu produksi Ferrari 488 Spider versi setir kanan.

"Ferrari 488 Spider diperkenalkan akhir 2015 dengan model setir kiri. Butuh waktu enam bulan untuk memproduksinya sampai akhirnya diproduksi setir kanan. Akhirnya negara dengan regulasi setir kanan dapat memesan mobil tersebut. Kurang lebih seperti itu, timing-nya seperti itu," ujar jelas Arie di sela peluncuran di Jakarta, Rabu (21/9/2016).

Berbeda dengan mobil standar harian, tambah Arie, proses untuk memproduksi Ferrari 488 Spider setir kanan tidak sederhana sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama.

Di pasar global sendiri, Ferrari 488 Spider bersaing dengan McLaren 650S Spider. Mobil ini lebih dulu dijual di Tanah Air.

Ferrari 488 Spider mengusung mid-engine yang dibekali dengan mesin yang sama dengan model 488 GTB. Mesin tersebut berkapasitas 3.902 cc, V8, dengan turbocharged bertenaga 492 kW pada 8.000 rpm dan memiliki torsi maksimum 760 nm pada 3.000 rpm. Tenaga disalurkan melalui sistem transmisi tujuh perecepatan F1 dual-clutch.

Sementara 650S Spider diketahui berbekal mesin 3,8 liter twin-turbocharged yang sanggup menyemburkan tenaga 650 ps pada 7.250 rpm dan torsi maksimum 678 nm pada rentang 3.000-7.000 rpm. Mesin tersebut dikombinasikan dengan sistem transmisi tujuh percepatan dual-clutch.

(ton)
​