facebook pixel

Karakter Konsumen Ferrari di Indonesia

Pemilik mobil sport Ferrari memiliki karakter yang berbeda dengan mobil standar (foto: dok.Ferrari Jakarta/Okezone)

Pemilik mobil sport Ferrari memiliki karakter yang berbeda dengan mobil standar (foto: dok.Ferrari Jakarta/Okezone)

JAKARTA - Berbeda dengan mobil standar, pemilik mobil sport premium seperti Ferrari biasanya sangat tertutup. Para pemilik mobil ini seperti tak tersentuh dan sangat menjaga privasi.

CEO Ferrari Jakarta Arie Christopher, menjelaskan konsumennya adalah orang-orang yang sudah sangat mapan.

"Intinyanya adalah customer Ferrari adalah konsumen yang matang. Mereka punya Ferrari bukan buat show-off, mereka bisa nikmatin dan mereka mengerti benar mobilnya. Mereka beli Ferrari, barang yang dibeli itu mereka ngerti benar dan bukan hanya sekadar buat nampang 'gue orang kaya', bukan kayak gitu. Otomatis dengan karakter yang mature, merek mengerti mobilnya buat apa, ya ngapain juga mereka ekspos," jelasnya di sela peluncuran Ferrari 488 Spider di Jakarta, Rabu, 21 September 2016.

Lantas, untuk apa kaum 'The Have' tersebut memiliki sportcar Ferrari? Mengingat kondisi jalan dan lalu lintas di Indonesia juga tak sepenuhnya mendukung untuk mengemudi mobil sport dengan kapasitas mesin besar.

"Tergantung karakternya karena berbeda-beda. Ada yang untuk di keep dan koleksi, ada yang mereka beli karena enjoy. Enjoy ini bisa macam-macam, ada yang (menikmati mengemudi) di jalan raya, ada pula yang senang di trek bareng teman, macam-macam (karakternya)," pungkas dia.

(ton)
​