facebook pixel

Ganti Pelek Mobil, Ini Pengaruhnya ke Speedometer & Odometer

Mengganti pelek bisa memengaruhi akurasi speedometer dan odometer (Drive.com.au)

Mengganti pelek bisa memengaruhi akurasi speedometer dan odometer (Drive.com.au)

JAKARTA - Mengganti pelek merupakan cara instan untuk meningkatkan tampilan mobil. Ada beberapa hal yang perlu diketahui oleh pemilik mobil terkait perubahan ukuran diameter pelek.

Salah satunya, maksimum perubahan diameter pelek yang direkomendasikan hanya sebesar 2 inci dari ukuran standar pabrikan. Misalnya, pelek standar ukuran 15 inci, maka pemilik bisa mengganti dengan ukuran 17 inci agar mobil tetap nyaman.

Technical Service Executive Coordinator PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Anjar Rosjadi menjelaskan, risiko mengganti pelek standar dengan diameter lebih besar adalah mengorbankan kenyamanan mobil saat dipakai. Hal yang paling jelas adalah laju mobil sedikit lebih berat. Pengaruh lain ke pengendalian.

"Ada konsekuensinya. Pertama, memungkinkan adanya getaran pada mobil. Kedua, handling jadi enggak enak," ujarnya.

Anjar menambahkan, kenaikan diameter pelek 2 inci juga bisa memengaruhi akurasi data speedometer dan odometer pada intrument cluster mobil.

"Sebenarnya ketika ukuran roda naik 2 inci juga sudah mengacaukan odometer. Tapi 2 inci itu masih bisa ditoleransi walaupun sudah enggak matching. Misalnya mobil sudah menempuh jarak 100 kilometer, di odomoeternya itu cuma tercatat 90 km. Angka kecepatannya juga bisa berpengaruh, sebenarnya sudah lari 110 kilometer per jam, tapi angka di speedometer-nya itu cuma jadi 100 km/jam," pungkas Anjar.

(ton)
​