Konflik Dunia Meningkat Tiga Kali Lipat Sejak 2007

Menlu Retno LP Marsudi saat menyampaikan pendapat di SMU PBB. (Foto: Twitter/Kemlu RI)

Menlu Retno LP Marsudi saat menyampaikan pendapat di SMU PBB. (Foto: Twitter/Kemlu RI)

NEW YORK – Komisi Independen untuk Multilateralisme (ICM) mengungkap, konflik dunia telah meningkat tiga kali lipat sejak 2007. Lebih dari 60 juta orang terpaksa mengungsi akibat konflik, kekerasan, terorisme, bencana alam dan kemanusiaan serta kemiskinan.

Laporan ini disampaikan ICM dalam sidang majelis umum PBB di New York, Amerika Serikat pada Rabu 21 September 2016. Untuk itu, ICM menegaskan agar setiap negara mengingat kembali pentingnya kerjasama multilateral di bawah satu bendera PBB dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.

Menteri luar negeri Indonesia Retno LP Marsudi yang turut hadir mendengarkan laporan tersebut mengaku setuju dan mendukung rekomendasi dari ICM. Sebagai tindak lanjutnya, mantan dubes Belanda itu mengusulkan adanya pembaharuan komitmen dengan menghormati prinsip-prinsip kerjasama multilateral.

“Tidak ada satu negara mana pun di dunia yang dapat mengatasi tantangan abad ke-21 tanpa kerjasama internasional. Kita juga harus mengambil langkah untuk mengurangi kesenjangan yang sering terjadi antara apa yang disampaikan di dalam ruangan pertemuan dan apa yang diimplementasikan di lapangan,” ucapnya ketika menghadiran KTT ICM setingkat menteri. Demikian seperti dikutip dari siara pers Kemlu RI yang diterima Okezone, Kamis (22/9/2016).

Menlu Retno khususnya menekankan pentingnya kerjasama internasional dalam mengatasi berbagai permasalahan global, seperti konflik bersenjata, terorisme dan krisis kemanusiaan. Namun begitu, dia meminta agar upaya tersebut tetap dijalankan dengan menghormati prinsip-prinsip demokrasi.

(Sil)
breaking news x