Perjuangkan Kesejahteraan Kawasan, Indonesia-PNG Perkuat Kerjasama

Presiden Indonesia dan Presiden Papua Nugini (Foto: Antara)

Presiden Indonesia dan Presiden Papua Nugini (Foto: Antara)

NEW YORK – Pemerintah Indonesia dan Papua Nugini (PNG) sepakat untuk terus memperkuat kerjasama antara kedua negara. Perjanjian tersebut diperoleh usai dilakukan pertemuan bilateral antara Menteri Luar Negeri (Menlu) RI dan Menlu PNG, Rimbink Pato di sela-sela pertemuan Sidang Majelis Umum PBB.

Untuk meningkatkan kesejahteraan kawasan, kedua negara membahas berbagai peluang kerjasama. Di antaranya adalah meningkatkan kerjasama dalam sejumlah organisasi kawasan. Bahkan, Menlu PNG berharap Indonesia dapat terus mendukung Malanesian Spearhead Group (MSG). Merespons hal tersebut, Menlu Retno mengatakan “Indonesia sebagai negara besar di kawasan selalu siap berkontribusi memajukan perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan di kawasan”.

Dalam pertemuan ini, kedua negara sepakat terus mengembangkan pengelolaan dan pembangunan kota-kota perbatasan. Ini akan diwujudkan melalui sejumlah pertemuan bilateral sebagai bentuk konsistensi membangun dan menindaklanjuti rencana pengembangan kawasan perbatasan. Demikian sebagaimana siaran pers dari Kemlu yang diperoleh Okezone, Kamis (22/9/2016).

Menyambut rencana pengembangan kawasan, PNG berencana mendirikan sekolah bahasa di berbagai daerah guna mengajarkan bahasa asing termasuk bahasa Indonesia. Merespons hal ini, Menlu Retno mengatakan jika benar itu akan segara dibangun, maka dapat meningkatkan kesepahaman antara penduduk kedua negara.

Selama ini, Papua Nugini terus mengikuti program kerjasama dan pengembangan kapasitas Indonesia. Program tersebut mencakup pembuatan batik, kerajinan tangan, manajemen acara dan protokol, pengembangan produksi makanan, multimedia, kerajinan tangan, partiwisata, otomotif, dan pengembangan hutan gambul dan restorasi pantai. 

(war)
breaking news x