Image

Usai Tawaf Wada, Jamaah Haji Gelombang Kedua Bergerak ke Madinah

Jamaah haji Indonesia sedang bersiap berangkat ke Madinah (Foto: Saifullah/Okezone)

Jamaah haji Indonesia sedang bersiap berangkat ke Madinah (Foto: Saifullah/Okezone)

MAKKAH - Para jamaah haji gelombang kedua mulai dimobilisasi ke Madinah untuk melaksanakan ibadah Arbain di Masjid Nabawi.

Sebelum bertolak ke tempat Rasulullah dimakamkan tersebut, para jamaah melakukan tawaf wada atau tawaf perpisahan di Masjidil Haram. Musababnya, usai tinggal di Madinah selama 8-9 hari para jamaah akan langsung pulang ke Indonesia.

Hari ini tercatat sebanyak 15 kloter diberangkatkan ke Madinah menggunakan bus. “Kami sudah melaksanakan tawaf wada semua, tidak ada yang ketinggalan. Alhamdulillah persiapan sudah 100 persen. Rasanya senang. Mungkin tidak bisa dilupakan seumur hidup,” ujar Abdul Aziz, Karom 2 Kloter JKS 037 di Makkah, Kamis (22/9/2016).

Lontaran serupa disampaikan Aep Saiful Rahmah dan Syarifah, jamaah haji asal Garut, Jawa Barat. Keduanya bersyukur sampai hari ini semua rangkaian ibadah berjalan lancar. “Perasaan senang. Mudah-mudahan lancar. Di Madinah akan melakukan Arbain. Akan berusaha ke Raudlah,” ujar Aep Saiful diamini Syarifah.

Kelancaran ibadah para jamaah haji, menurut Abdul Aziz, tak lepas dari peran para petugas haji. Dia menuturkan, selama di pemondokan di Makkah, para petugas kloter, sektor, kesehatan serta bimbingan ibadah semuanya aktif menunjang kegiatan ibadah haji.

“Ibadah tahun ini lebih baik dan sangat memuaskan untuk kami selaku jamaah haji. Baik dari sisi bimbingan dan pembinaan keagamaan, kami mewakili teman-teman menganggap cukup. Ke depan mudah-mudahan jauh lebih baik lagi,” ujarnya.

Pemberangkatan perdana ke Madinah dilakukan jamaah asal kloter 35 Embarkasi Surabaya (SUB 035) pagi tadi. Mereka berangkat dari Hotel Safwat Al Bait 1 nomor 102 yang berada di wilayah Mahbas Jin. Disusul kemudan jamaah kloter 36 Embarkasi Jakarta - Bekasi (JKS 036) dari Hotel New Al Marwah di kawasan Aziziah.

(ulu)
Live Streaming
Logo
breaking news x