Panitia Kurang Siap, Penyelenggaraan TGIF Amburadul

Foto: Hambali/Okezone

Foto: Hambali/Okezone

TANGSEL - Perhelatan Internasional yang dihadiri oleh negara anggota World Technopolish Association (WTA) di Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan, berlangsung amburadul. Hal itu akibat ketidaksiapan panitia penyelenggara dalam mematangkan perencanaan.

Sejak hari pertama dimulai pada Selasa 20 September 2016, pertemuan Tangsel Global Innovation Forum (TGIF) yang bertajuk "Innovation For Sustainable Development" itu nampak dihadapi pada beragam persoalan, baik itu sosialisasi, pelayanan maupun jadwal acara yang berubah-ubah.

Pantauan Okezone, dari sisi sosialisasi, jarang ditemukan umbul-umbul, banner serta spanduk yang terpasang di beberapa lokasi keramaian. Sebagian besar masyarakat pun tak mengetahui jika kotanya sedang menjadi tuan rumah pembahasan inovasi pembangunan bertaraf internasional.

Dalam pelayanan, baik itu pada sejumlah media yang meliput ataupun terhadap peserta tamu undangan internasional dari 47 negara, tak ada petugas khusus yang mengarahkan mereka, terlebih kegiatan yang sudah dijadwalkan dalam rundown acara yang berubah-ubah.

Beberapa awak media lokal, nasional dan internasional sempat mengeluhkan hal tersebut. Ruang Media Centre yang lokasinya ada di bagian depan area Puspiptek tak menyediakan fasilitas memadai bagi para jurnalis untuk menopang peliputannya, seperti komputer yang hanya tersedia 3 unit saja, itupun kerap tak bisa digunakan karena tak memiliki koneksi internet.

"Ruang media centre sangat sentral fungsinya untuk mendukung kerja kita, kalau model begini ya keliatan sekali panitia kurang siap," kata Diaz, wartawan harian cetak nasional di lokasi, Kamis (22/9/2016).

Saat dikonfirmasi, belum ada satupun pihak panitia yang mau memberikan keterangan. Sementara rangkaian kegiatan terus berlangsung meski terlihat carut marut dalam pelaksanaannya.

Kota Tangsel terdaftar sebagai anggota WTA pada tahun 2014 lalu.

Saat ini, Tangsel adalah kota pertama di Indonesia yang dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan Global Innovation Forum 2016. Acara yang digagas oleh Unesco, Kemenristekdikti serta Apeksi itu akan berlangsung selama 4 hari hingga 23 September 2016.

(sus)
breaking news x