Ratusan Siswa Adu Jago Ciptakan Game Edukasi

(Foto: Iradhatie Wurinanda/Okezone)

(Foto: Iradhatie Wurinanda/Okezone)

JAKARTA - Sebanyak 500 siswa tingkat SMA dan SMK adu jago dalam kompetisi menciptakan konsep game bertajuk Microsoft YouthSpark 2016. Para peserta ajang yang dimulai pada April 2016 ini kemudian dibagi menjadi 100 kelompok. Kemudian, dipilih 25 tim dengan ide paling menarik untuk ditentukan menjadi juara satu, dua, dan tiga.

Para peserta tersebut membuat game dengan menggubakan aplikasi Kodu Lab Game dari Microsoft. Salah satu finalis bernama Angga menuturkan, timnya membuat game yang diberi nama 'Kodu Menolong Temannya yang Sedang Kelaparan'. Uniknya, siswa SMK Muhammadiyah 2 Cileungsi itu mendapat ide konsep dari poin kelima janji Muhammadiyah, yakni rela berkorban dan menolong sesama.

"Kami konsepkan dalam game agar anak-anak muda saling menolong tanpa membedakan ras, etnis, dan bangsa tanpa mengharapkan imbalan. Game ini bisa dimainkan untuk anak usia tujuh tahun ke atas," ujarnya kepada Okezone di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, Kamis (22/9/2016)

Berkat idenya itu, tim Angga keluar menjadi juara kedua. Menurut dia, ajang ini juga memberikan banyak ilmu baru yang belum didapatkan di sekolah.

"Cara buat game gampang-gampang susah. Susahnya mengatur gerak-geraknya itu rumit. Dengan adanya ajang ini saya jadi tahu bagaimana membuat game edukasi," tuturnya.

Sedangkan Management Advisor Prestasi Junior Indonesia (PJI), Robert Gardiner menyebut, program Microsoft YouthSpark mampu mendorong banyak siswa untuk percaya diri, terlebih saat ini industri IT sangat berkembang di Indonesia maupun dunia.

"Program ini bisa menjadi kesempatan untuk memperkenalkan dan menunjukkan potensi lapangan kerja dalam industri teknologi kepada anak muda," imbuhnya.

Sedangkan juara pertama dalam ajang ini dimenangkan oleh tim dari SMKN 26 Jakarta dan juara ketiga diraih tim SMK Bakti Idhata 5 Jakarta.

(sus)
breaking news x