Kreativitas Siswa SMK Ciptakan Game Usung Perdamaian Dunia

(Foto: Iradhatie Wurinanda/Okezone)

(Foto: Iradhatie Wurinanda/Okezone)

JAKARTA - Inspirasi bisa muncul dari mana saja. Sekelompok siswa dari SMKN 26 Jakarta, misalnya. Mereka menjadikan isu perdamaian dunia sebagai ide untuk membuat game edukasi bagi masyarakat.

Tim beranggotakan Febrian Radya Nugroho, Ivan Fakhri Maulana, Rico Adrianshai, Deo Azhar Fauzan, Agung Gunawan, dan Excell. Uniknya, alih-alih dari jurusan teknik komputer dan jaringan, kelimanya itu merupakan siswa dari jurusan Teknik Gambar Bangunan.

"Nama game-nya itu Youth Generation of Peace. Jadi konsep game-nya itu mengajarkan semua orang untuk bisa menyelamatkan dunia, khususnya sudut pandang arsitek. Dalam game itu pemain akan menyelamatkan aset-aset, seperti bangunan atau jalan, dan membangun kembali," terang Febrian ditemui Okezone di Jakarta, Kamis (22/9/2016).

Febrian menjelaskan, di dalam game terdapat dua karakter, yaitu Kodu dan Brodu. Ada empat level yang dapat dimainkan, di mana semakin tinggi level tantangannya akan semakin sulit. Pemain harus menghadapi musuh yang terus menghancurkan aset-aset di kota, dan menjaga poin Kodu dan Brodu agar tidak game over.

"Jenis game-nya adventure. Misinya untuk menjaga perdamaian dunia," sebutnya.

Hebatnya, Febrian dan teman-temannya hanya butuh waktu enam jam untuk membuat game tersebut. Menurutnya, saat ini dia ingin mengembangkan game-nya, terutama menambah level permainan.

"Kelebihan game kami itu dari tema karena tentang perdamaian. Karena sekarang lagi booming perdamaian dunia. Ke depan akan lebih disempurnakan dan level lebih banyak," imbuhnya.

Berkat kreativitasnya tersebut, tim ini mampu menjadi juara dalam ajang Microsoft YouthSpark 2016 yang diikuti ratusan siswa dari SMK dan SMA se-Jabodetabek. Disusul juara kedua dari SMK Muhammadiyah 2 Cileungsi, dan juara ketiga diraih SMK Bakti Idhata Jakarta.

(sus)
breaking news x