facebook pixel

Strategi Ferrari Bertahan di Indonesia

Ferrari memiliki strategi tersendiri dalam memasarkan produknya dan bersaing dengan sportcar premium lainnya (Okezone)

Ferrari memiliki strategi tersendiri dalam memasarkan produknya dan bersaing dengan sportcar premium lainnya (Okezone)

JAKARTA - Pasar mobil sport di Indonesia terus berkembang meski volumenya jauh di bawah produk reguler. Segmen ini didominasi merek-merek Eropa seperti Ferrari, Lamborghini, Aston Martin, McLaren, dan Porsche.

Lantas, bagiamana Ferrari Jakarta menyikapi semakin ketatnya persaingan di segmen sportcar premium dan bagaimana merek mobil Italia ini bisa bertahan?

CEO Ferrari Jakarta Arie Christopher mengatakan, persaingan justru dibutuhkan untuk membuat pasar menggeliat. Ferrari Jakarta sendiri sudah ada sejak 2001 dan selama 15 tahun terakhir sudah menjual lebih dari 200 unit.

"Semakin banyak yang bermain di segmen sportcar premium, ini semakin baik. Kami melihat bahwa Ferrari mempunyai karakter sendiri. Saya tidak bilang Ferrari lebih bagus atau bagaimana. Tapi, Ferrari mempunyai karakter sendiri dan dijaga dari awal sampai sekarang. Dan itu yang membuat Ferrari tidak sama dengan brand lain," ujarnya beberapa waktu lalu.

Arie mengklaim, merek kendaraan kuda jingkrak juga terus melakukan inovasi produk agar bisa mengikuti selera pasar.

"Jadi, bukan hanya menghadirkan produk yang eksklusif untuk konsumen, tapi inovasi produk yang terus berkembang, dan konsep dari produk itu sendiri. Misalkan, tipe ini karakternya seperti apa dan untuk siapa. Makanya kami memiliki produk yang berbeda sendiri. Jadi di segmen sportcar premium itu jelas, karakternya seperti apa," pungkasnya.

(ton)
​