Assad Tuduh AS Sengaja Tewaskan 62 Tentara Suriah

Presiden Suriah Bashar al Assad menuduh AS sengaja menewaskan 62 tentaranya (Foto: Reuters)

Presiden Suriah Bashar al Assad menuduh AS sengaja menewaskan 62 tentaranya (Foto: Reuters)

DAMASKUS – Sedikitnya 62 tentara pemerintah Suriah tewas setelah diterjang serangan udara koalisi Amerika Serikat (AS) di Deir ez Zor. Presiden Bashar al Assad menuduh serangan tersebut sengaja dilakukan oleh Negeri Paman Sam.

Pria berusia 51 tahun itu membantah serangan udara yang dilakukan AS di Deir ez Zor pada Sabtu 17 September 2016 adalah sebuah kecelakaan. Selain menewaskan 62 orang, serangan juga melukai lebih dari 100 orang tentara Suriah. Menurut Assad, mereka sengaja ditargetkan oleh AS.

“Itu bukan sebuah kecelakaan yang dilakukan oleh satu unit pesawat. Ada empat pesawat yang terus menggempur posisi tentara Suriah selama hampir satu jam lamanya. Mereka menyerang area besar yang tersusun dari perbukitan serta berdekatan dengan tempat pasukan Suriah ditempatkan,” ujar Assad, seperti dimuat Russia Today, Kamis (22/9/2016).

Sekretaris Jenderal Partai Baath itu menuduh AS tidak punya keinginan untuk bergabung dengan Rusia dalam pertarungan melawan teroris di Suriah. Assad juga mempertanyakan bagaimana bisa ISIS langsung melancarkan serangan dengan cepat setelah serangan udara AS.

“ISIS menyerang di waktu yang hampir bersamaan dengan AS. Bagaimana bisa mereka tahu AS akan melakukan serangan di posisi tersebut dan langsung mengumpulkan militan serta menyerang dalam waktu satu jam saja. Itu pasti disengaja,” sambung Assad.

Ayah tiga orang anak itu yakin konflik Suriah masih akan berlangsung lama karena AS, Arab Saudi, Turki, dan Qatar terus mendukung para pemberontak. Tak ketinggalan, Assad menolak klaim AS yang menyebut jet tempur Rusia atau Suriah bertanggung jawab dalam serangan terhadap konvoi bantuan kemanusiaan di Aleppo pada Senin 19 September 2016.

(war)
breaking news x