Gencatan Senjata Gagal, Bom Pasukan Suriah Kembali Hujani Aleppo

Orang-orang memeriksa kerusakan bangunan usai serangan udara di al-Qaterji, Aleppo, 21 September 2016. (Foto: Reuters)

Orang-orang memeriksa kerusakan bangunan usai serangan udara di al-Qaterji, Aleppo, 21 September 2016. (Foto: Reuters)

ALEPPO - Pemerintah Suriah kembali mengumumkan serangan ke Aleppo untuk mengusir pasukan pemberontak dari kota itu setelah gencatan senjata gagal disepakati. Serangan udara yang dilancarkan pasukan Presiden Bashar al Assad pada Kamis, (22/9/2016) dilaporkan menewaskan 45 orang.

Serangan baru yang diumumkan melalui media pemerintah tersebut merupakan serangan udara terdahsyat dalam beberapa bulan terakhir. Pihak pemberontak dan pasukan penyelamat mengatakan militer Suriah juga menjatuhkan bom pembakar bersama dengan bom-bom lainnya di Aleppo.

“Pesawat-pesawat itu seperti ingin melakukan penebusan untuk hari-hari saat mereka tidak menjatuhkan bom,” kata Kepala pasukan pertahanan dan penyelamat sipil Aleppo, Ammar al-Selmo sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (23/9/2016).

Markas militer pasukan Suriah di Aleppo mendesak warga sipil yang berada di bagian timur kota untuk menjauhi daerah-daerah yang masih dikuasai pasukan pemberontak. Pasukan pemerintah juga telah mengamankan jalan keluar bagi penduduk yang ingin mengungsi.

Gencatan senjata yang diumumkan Amerika Serikat (AS) dan Rusia pada awal bulan ini gagal setelah terjadinya dua insiden pekan lalu. Insiden pertama adalah serangan udara AS yang menghantam pos penjagaan Suriah di Deir Az Zor dan menewaskan sedikitnya 62 tentara pada Sabtu, 17 September 2016.

Sedangkan insiden kedua terjadi dua hari lalu saat terjadi serangan terhadap konvoi truk bantuan kemanusiaan PBB yang menewaskan sedikitnya 20 orang di dekat Aleppo. AS menuduh Rusia terlibat dalam peristiwa ini namun Moskow menolak tudingan tersebut.

(dka)
breaking news x