Filipina Beri Sinyal Hukum Mati Paedofil Asal Australia

Pelaku kekerasan seksual terhadap anak di Filipina asal Australia (Foto: Sickchirpse)

Pelaku kekerasan seksual terhadap anak di Filipina asal Australia (Foto: Sickchirpse)

MANILA – Sejumlah jaksa di Filipina memberi sinyal kuat akan kembali memberlakukan hukuman mati. Hukuman tersebut bakal dijatuhkan kepada warga negara asing asal Australia karena dituduh melakukan kejahatan seksual terhadap anak kecil atau disebut paedofilia.

Pria bernama Peter Scully itu dituduh telah membuat sebuah video kekerasan seksual terhadap anak dan menjualnya melalui situs gelap. Atas tindakan tersebut, Scully akhirnya diinvestigasi terkait 75 kasus, termasuk melakukan pemerkosaan terhadap bayi perempuan berusia 18 bulan.

“Jika punya pilihan, saya akan menuntut Scully dengan hukuman mati. Saya ingin hal itu terjadi,” ujar Kepala Kejaksaan Filipina Jaime Umpa, sebagaimana dilansir Independent, Jumat (23/9/2016).

“Kita harus mengirim pesan tegas kepada warga negara asing bahwa jika datang ke Filipina dan melakukan tindakan menyimpang terhadap anak, mereka akan diinvestigasi dengan kekuatan hukum penuh kemudian akan dieksekusi,” tegas Jaime Umpa.

Sebelumnya, Pengadilan Filipina telah mengamati sebuah video berjudul ‘Daisy’s Destruction’ yang diduga dibuat oleh Scully. Video tersebut menunjukkan seorang bayi perempuan yang kakinya diikat mengalami kekerasan seksual serta dipukul.

Selain itu, polisi juga menuduh Scully telah membakar seorang remaja berusia 11 tahun di sebuah rumah yang disewa. Setelah membuat video perkosaan tersebut, ia kemudian mencekik korban hingga tewas.

(FIK)
breaking news x