10 Negara dengan Tingkat Polusi Terparah di Dunia pada 2016

Ilustrasi. (Foto: Reuters)

Ilustrasi. (Foto: Reuters)

PENCEMARAN udara yang terjadi di dunia dapat mengakibatkan berbagai masalah bagi manusia, seperti gangguan kesehatan dan perubahan iklim. Negara-negara dunia pun berusaha menanggulangi masalah ini dengan berbagai program pengurangan polusi. Namun dalam lima tahun terakhir tingkat pencemaran udara tercatat bertambah sebesar 8 persen.

Laporan yang dirilis badan kesehatan WHO pada 2016 mengungkap sebanyak 80 persen daerah perkotaan ternyata memiliki tingkat polusi di atas batas. Sedangkan pada kota-kota dengan jumlah penduduk berpendapatan menengah dan rendah di atas 100 ribu orang, 98 persen daerah tersebut memiliki udara yang tidak sehat.

Polutan yang paling berbahaya bagi kesehatan manusia disebut dengan partikel PM 2,5 merujuk pada partikel yang diameternya lebih kecil dari 2,5 mikron. Partikel yang ditemukan dalam asap, debu, dan jelaga ini berbahaya karena dapat dengan mudah masuk ke paru-paru dan menyebabkan sejumlah masalah kesehatan.

Berdasarkan data Badan Perlindungan Lingkungan (EPA), PM 2,5 menjadi berbahaya pada jumlah 35,5 mikrogram (µg) per meter kubik per tahun, akan tetapi WHO merekomendasikan kadar yang tiga kali lebih rendah dari jumlah itu yakni 10 µg per meter kubik per tahun.

(dka)
1 / 4
breaking news x