Jamaah Jangan Paksakan Tawaf Wada pada Jam Kritis

Jamaah haji Indonesia (Foto: Saifulloh/Okezone)

Jamaah haji Indonesia (Foto: Saifulloh/Okezone)

MAKKAH - Pelaksanaan tawaf wada' sebagai prosesi ibadah pamungkas bagi jamaah haji rentan miskoordinasi karena bertepatan dengan jam kritis pemberangkatan menuju bandara dan Madinah.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi pun mengantisipasi dengan menyosialisasikan pengetatan pengawasan di antara petugas haji.

"Para Kasektor dan unsur perlindungan jamaah Daker Makkah mohon disampaikan kepada petugas kloter serta karom/karu untuk tidak memaksakan masuk jam kritis keberangkatan dalam melaksanakan Tawaf Wada terutama untuk jamaah lanjut usia," tegas Kepala Bidang Perlindungan Jamaah PPIH Jaetul Muchlis, Kamis (22/09/2016).

Pengawasan dan pendampingan untuk jamaah tersebut, menurut Jaetul, sebagai upaya mengantisipasi risiko pisah rombongan terutama ketika jam kritis.

Lebih lanjut, ia memaparkan jam kritis adalah empat jam sebelum pemberangkatan jamaah haji, baik yang akan menuju ke Jeddah maupun Madinah.

Menurut Jaetul, antisipasi pengawasan oleh pimpinan rombongan ketika jam kritia berfungsi memberi jeda waktu yang cukup bagi petugas sektor khusus untuk melakukan pencarian terhadap jamaah yang tersesat.

(kha)
breaking news x